Waspada! Inilah Tanda-tanda Keguguran pada Kehamilan

Kadang tanda-tanda keguguran terjadi pada kehamilan yang sehat, misalnya berupa flek dan kram perut. Mari cari tahu berbagai gejala normal terjadi selama kehamilan, maupun yang sebaliknya, membutuhkan perhatian segera.

Keguguran

Sekitar 15-20 persen kehamilan berakhir dengan keguguran. Bahkan kemungkinan lebih besar dari itu, karena banyak wanita tidak menyadari kehamilannya. Persentasenya sekitar 30-40 persen, menurut Helain Landy, MD., profesor dan pimpinan Department of Obstetrics and Gynecology di Georgetown University Hospital.

Namun kabar baiknya, mereka yang pernah keguguran biasanya akan sukses pada kehamilan berikutnya. Setidaknya, 85 persen wanita yang keguguran pada kehamilan pertama akan melahirkan dengan sukses di kehamilan kedua.

Jadi, jika Anda mengalami hal menyerupai tanda keguguran, jangan langsung panik. Tetap tenang dan segera hubungi dokter. Apakah tanda-tanda keguguran itu, dan apa yang harus segera dilakukan?

Trimester Pertama

Perlu diingat, sebagian besar keguguran terjadi selama 13 minggu pertama kehamilan. Karenanya banyak orang bilang pamali untuk mengumumkan kehamilan sebelum lewat trimester pertama. Kram perut dan adanya flek darah adalah beberapa tanda keguguran di awal kehamilan. Berikut ini tanda-tanda keguguran yang mungkin muncul pada trimester pertama.

  • Perdarahan:
    Perdarahan adalah salah satu tanda keguguran yang harus dianggap serius. Namun bukan berarti setiap pendarahan berakhir dengan keguguran. Banyak perdarahan semasa kehamilan yang nyatanya tak berbahaya.

Perhatikan perdarahannya.Apakah setetes hingga dua tetes darah yang kecokelatan? Ataukah perdarahan yang banyak dan merah, hingga butuh pembalut ukuran maksimum seperti layaknya haid? Semakin banyak darah yang keluar, semakin harus diwaspadai.

  • Nyeri atau Sakit:
    Nyeri atau rasa sakit bisa jadi pertanda adanya sesuatu yang tak beres. Perhatikan posisi sumber sakitnya. Apakah di perut, area panggul, atau punggung bagian bawah? Apakah rasa sakitnya samar ataukah sangat kuat seperti kram saat haid?

Menentukan tanda-tanda keguguran dari rasa sakit agak sulit dilakukan. Pasalnya, sakit dan kram wajar saja terjadi di awal kehamilan. Sebab saat itu, tubuh sedang menyesuaikan diri untuk berkembangnya rahim.

  • Tak Seperti Hamil:
    Terkadang tak ada tanda-tanda keguguran, tetapi ibu khawatir akan mengalaminya. Mereka merasa ‘tidak hamil lagi’ karena morning sickness berhenti. Tidak mual dan muntah lagi, payudara sepertinya kembali normal, dan sebagainya.

Padahal, berkurangnya gejala-gejala itu adalah bagian alami dari kehamilan. Biasanya ini dialami pada transisi antara trimester pertama dan kedua.

Trimester Selanjutnya

Keguguran yang terlambat bisa terjadi saat memasuki trimester kedua, yakni pada kehamilan berusia 14-20 minggu. Kemungkinannya adalah sekitar 2 persen. Tanda-tanda kegugurannya mirip dengan trimester pertama, tapi sakitnya lebih keras dan perdarahannya lebih banyak. Bahkan ada gumpalan-gumpalan darah pada perdarahan.

Tanda lain dari keguguran adalah penurunan aktivitas janin. Jika gerakannya tiba-tiba berkurang, beritahu dokter. Dokter biasanya memutuskan pemeriksaan lebih jauh, jika memang diperlukan.

Apa yang Sebaiknya Dilakukan?

Jika Anda mengalami tanda-tanda keguguran, baik di trimester awal ataupun berikutnya, segera hubungi dokter. Lebih baik mengetahui kondisi yang sedang terjadi, daripada mendiamkannya. Apalagi jika itu adalah perdarahan dan sakit hebat di awal kehamilan.

Parenting

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*