Tujuan Posyandu Remaja Dibuat

Posyandu merupakan wadah atau tempat bagi pemeliharaan kesehatan yang dilakukan dari, oleh dan untuk masyarakat lewat bimbingan petugas terkait, yakni Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Kegiatan Posyandu Remaja merupakan salah satu kegiatan dari upaya kesehatan berbasis masyarakat yang dilakukan untuk memantau kesehatan remaja itu sendiri.

Selain itu, Posyandu ini juga merupakan tempat untuk memberikan informasi kesehatan dan informasi penting lainnya kepada remaja secara rutin dalam setiap bulan. Terdapat beberapa tujuan yang ingin dicapai Departemen Kesehatan RI dengan melaksanakan kegiatan ini di setiap tahun, tentunya berkaitan dengan kesehatan masyarakat khususnya para remaja.

Tujuan Posyandu Remaja

Tujuan pelaksanaan program posyandu untuk para remaja menjadi bagian penting mengapa kegiatan ini dilaksanakan. Tak hanya masalah kesehatan tetapi juga permasalahan remaja, berikut ini di antaranya beberapa tujuan yang menjadi target diadakannya posyandu khusus anak-anak remaja di Indonesia.

  • Melibatkan remaja dalam upaya intervensi terkait permasalahan remaja.
  • Memantau kesehatan remaja secara berskala.
  • Memberi edukasi remaja untuk hidup sehat.
  • Menurunkan angka pernikahan dini.
  • Memberi bekal kepada remaja guna mempersiapkan masa depan dengan menjadi Generasi Berencana yang kreatif dan berwawasan luas.

Posyandu ini dijalankan oleh kader remaja yang terdapat di berbagai daerah, jumlah kader yang terdapat di setiap posyandu minimal terdapat tujuh orang dengan rincian, satu orang di meja satu, dua orang di meja dua, dua orang di meja tiga dan dua orang di meja empat. Meski demikian, jumlah kader yang ada sangat fleksibel tergantung dengan kebutuhan masing-masing.

Selain itu, kegiatan posyandu ini juga didampingi oleh petugas kesehatan seperti petugas KRR atau juga disebut juga dengan Petugas Kesehatan Desa, seperti misalnya bidan atau perawat desa. Kegiatan yang dilakukan tak jauh berbeda dengan posyandu lainnya, namun posyandu ini lebih menekankan pada pendidikan dan keaktifan remaja itu sendiri.

Selain itu juga untuk mengenali masalah yang ada di dalam dirinya dan memunculkan solusi untuk diri remaja itu sendiri. Dengan kata lain agar si remaja dapat mengenali dirinya sendiri, serta masalah yang dihadapi dalam dirinya hingga mendapatkan solusi untuk dirinya sendiri. Dalam pelaksanaannya, posyandu untuk remaja dibagi menjadi beberapa meja.

Bagian Posyandu untuk Remaja

  • Meja 1

Di meja ini dilakukan pendaftaran, semua peserta harus melakukan registrasi agar kader remaja bisa mengetahui jumlah peserta yang hadir di setiap posyandu. Registrasi juga dimanfaatkan untuk melihat jumlah penerima manfaat dan kurva di setiap bulan sebagai bagan evaluasi promosi dari kegiatan tersebut.

  • Meja 2

Merupakan tempat untuk melakukan pengukuran berat dan tinggi badan, dalam pengukuran berat badan tentunya dimanfaatkan sebagai petunjuk dari adanya remaja yang kurang gizi atau mengalami kelebihan gizi. Sehingga bisa dilakukan penanggulangan secepatnya, selain itu meja ini juga akan mencatat setiap hasil dari setiap peserta untuk mengetahui pertumbuhan setiap bulan.

  • Meja 3

Meja ini melayani konsultasi permasalahan gizi, selain itu juga dilakukan pemeriksaan LILA dan anemia. Para remaja juga akan diberikan vitamin secara berkala, untuk remaja yang mengalami permasalahan gizi atau masalah kesehatan lain akan diberi rujukan pelayanan kesehatan primer, bisa ke Puskesmas atau ke rumah sakit.

  • Meja 4

Merupakan meja MIE atau komunikasi informasi dan edukasi, di meja ini peserta akan mendapatkan edukasi terkait kesehatan remaja di Posyandu Remaja hingga mengenai informasi lain seperti kewirausahaan, pelaksanaan di meja ini sangat fleksibel, tidak dengan sistem penyuluhan dalam menyampaikan beberapa informasi penting.

Parenting

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*