Sesak Napas dan Kelelahan Terus Menerus, Mungkinkah Gejala Emfisema?

Merokok merupakan salah satu penyebab paling umum dari kondisi paru-paru serius yang disebut emfisema. Pada kondisi tersebut, kantung udara (alveoli) akan melemah dan kehilangan kemampuan untuk berkontraksi setelah mengembang.

Nah, udara yang terperangkap di kantung-kantung ini, akan menyebabkan beberapa kantung pecah. Hal inilah yang membuat penderita kesulitan bernapas dan akhirnya menurunkan jumlah oksigen yang masuk ke aliran darah Anda. Gejala emfisema yang paling sering dialami adalah kesulitan bernapas dan kelelahan. Tetapi, gejala tersebut akan terjadi secara bertahap. Apa saja tahapannya?

Gejala emfisema

Pada kebanyakan orang difase awal tidak merasakan gejala emfisema sampai terjadinya kerusakan sekitar 50 persen atau lebih pada jaringan paru-paru. Gejala awal ini mungkin akan muncul secara bertahap, seperti sesak napas dan kelelahan yang terus menerus. Terkadang mereka mungkin hanya akan mempengaruhi tubuh Anda saat Anda aktif secara fisik.

Namun, seiring perkembangan kondisi, Anda mungkin akan mengalami peningkatan gejala pada:

  • Batuk
  • Sesak dada
  • Sesak napas yang semakin parah
  • Mengi
  • Lebih banyak produksi lendir

Sampai pada akhirnya Anda merasa tidak mendapatkan cukup udara saat Anda sedang beristirahat. Gejala lain yang mungkin juga muncul karena sesak napas, termasuk napsu makan yang buruk dan diirigi penurunan berat badan.

Tahapan enfisema

Emfisema biasanya terjadi secara perlahan dan bertahap. Biasanya karena bertahun-tahun merokok atau mengonsumsi jenis tembakau lainnya. Merokok menyebabkan 80 persen dari semua penyebab emfisema. Penyebab lainnya termasuk:

  • Perokok pasif
  • Asap ganja
  • Polusi udara
  • Asap kimia
  • Defisiensi antitrypsin alfa-1, suatu kondisi genetik yang mempengaruhi paru-paru

Orang yang berusia di atas 40 tahun, atau orang yang merokok dalam waktu lama, berisiko lebih tinggi untuk kondisi ini. Setelah berkembang, emfisema tidak dapat disembuhkan.

Dokter Anda biasanya akan menentukan stadium yang Anda derita dengan melihat gejala emfisema dan hasil tes pernapasan. Berikut tahapan dan definisi dari emfisema Anda.

  • Tahap berisiko.   Tes pernapasan Anda normal, tetapi Anda mungkin memiliki gejala ringan seperti batuk terus menerus dan produksi lendir yang mengingkat.
  • Tahap tingan atau tahap awal. Tes pernapasan menunjukkan penyumbatan aliran udara ringan. Anda akan mengalami gejala lain, termasuk batuk yang terus menerus dan produksi lendir yang meningkat. Tapi Anda mungkin tidak bisa merasakan efek aliran udara yang berkurang atau sesak napas.
  • Tahap moderat. Kebanyakan orang pada tahapan ini akan mencari pertolongan medis, ketika mereka merasakan adanya penurunan aliran udara. Gejala juga biasanya termasuk sesak napas selama aktivitas fisik.
  • Tahap parah atau sangat parah. Tes pernapasan menunjukkan aliran udara terbatas yang parah.

Tes fungsi spirometry dan paru (PFT) akan mengukur aliran udara Anda saat Anda menarik dan membuang napas. PFT akan menunjukkan berapa banyak udara yang dapat dibawa oleh paru-paru Anda. Dokter pun akan membandingkan hasil ini dengan hasil normal pada orang dengan usia, tinggi badan, berat badan, dan latar belakang etnis yang sama.

Tes lain yang mungkin akan dilakukan dokter adalah:

  • Mengetuk dada Anda untuk mendengarkan suara, yang berarti ada udara yang terperangkap di paru-paru Anda.
  • Tes darah untuk melihat seberapa baik paru-paru Anda mentransfer oksigen ke aliran darah Anda dan menghilangkan karbondioksida.
  • Elektrokrdiogram (EKG) untuk memeriksa fungsi jantung dan menyingkirkan kondisi jantung.
  • Rontgen dada atau CT scan dada untuk mencari kantong kecil udara di paru-paru Anda, tetapi ini tidak membantu untuk mendeteksi tahap awal.

Komplikasi emfisema

Jika tidak diobati, emfisema data berkembang menjadi komplikasi yang serius. Seperti:

  • Lubang di paru-apru (bula raksasa). Lubang besar ini menyulitkan paru-paru Anda untuk mengembang. Mereka juga dapat terinfeksi dan dapat menyebabkan paru-paru yang robek.
  • Kolaps paru. Ini adalah kondisi yang mengancam jiwa untuk penderita emfisema karena paru-paru yang rusak.
  • Masalah jantung. Emfisema sering meningkatkan tekanan di arteri yang menghubungkan paru-paru ke jantung Anda. Hal ini dapat menyebabkan area jantung Anda membesar dan kemudian melemah.

Jadi, jika Anda mengalami gejala emfisema, meskipun baru tahap awal, ada baiknya untuk segera memeriksakan ke dokter. Pasalnya, setelah emfisema berkembang menjadi lebih buruk, kondisi tersebut tidak dapat disembuhkan.

Penyakit

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*