Perhatikan Cara Membuat Slime, Waspadai Bahan Ini

Slime merupakan mainan yang sedang popular di kalangan anak-anak saat ini. Teksturnya yang lentur dan lembek membuat mainan ini mudah dimainkan. Slime juga hadir dengan warna-warna yang cantik dan memiliki aroma wewangian sehingga menarik perhatian anak-anak untuk memiliki mainan yang satu ini. Namun siapa sangka jika di balik bentuknya yang unik, terdapat bahan dasar pembuatan slime yang dapat membahayakan anak. Tidak semua produk slime mencantumkan bahan-bahan dan peringatan di kemasannya. Mungkin para orangtua di rumah bisa mencoba mempraktekan cara membuat slime yang aman dan jauh dari bahan-bahan yang membahayakan anak.

Hal Yayng Harus Diperhatikan Sebelum Membuat Slime

Slime ternyata juga bisa dibuat menggunakan baha-bahan yang ada di rumah loh yang tentunya aman dan terjangkau. Sebelum mempraktekan bersama anak bagaimana cara membuat slime, lakukanlah hal berikut:

  • Periksalah dahulu daftar bahan-bahan slime. Sebelum menentukan cara membuat slime, perhatikan bahan-bahannya apakah memiliki kandungan tang aman atau tidak. Jika terdapat bahan yang asing, cari tahu keamanannya terlebih dahulu. Jika ketika menyentuh slime muncul kemerahan, gatal, dan panas pada tangan maka jangan digunakan slime tersebut karena bisa saja mengandung zat yang berbahaya.
  • Hindari membuat slime menggunakan bahan beracun. Terdapat cara membuat slime sendiri yang aman, serta hindari penggunaan boraks, deterjen, dan bahan kimia lainnya. Kandungan pasa zat kimia tersebut dapat membuat anak iritasi ataupun rentan sakit.
  • Perhatikan keselamatan anak saat membuat slime. Tunjukkan pada anak cara membuat slime yang benar, dan perhatikan berbagai potensi bahaya yang mengintai.
  • Jauhkan benda-benda kecil dari tangan anak ketika membuat slime. Manik-manik atau glitter berukuran kecil dapat membuat anak berisiko untuk tersedak. Sebaiknya, jauhkan benda-benda kecil itu dari tangan anak Anda.

Bagaimana Cara Membuat Slime?

Pertama-tama, mari kita mengenal bahan-bahannya terlebih dahulu.

  • Bahan dasar slime adalah lem, bisa lem kertas, PVAC, dan sebagainya. Namun, bisa juga menggunakan bahan lain seperti bedak, tepung maizena, sabun cair, dan susu cair, pasta gigi dan lainnya yang sekiranya aman untuk anak.
  • Bahan lainnya adalah air bersih, pewarna makanan, dan baby oil.
  • Yang paling penting adalah bahan yang membuat tekstur kenyalnya, yaitu slime activator. Bahan ini bisa didapatkan di toko slime.

Secara sederhana, cara membuat slime adalah seperti di bawah ini:

  • Siapkan baskom atau wadah lainnya untuk mencampur.
  • Masukkan air dan semua bahan dasar sambil diaduk-aduk.
  • Beri pewarna makanan jika ingin mendapatkan warna tertentu.
  • Tambahkan slime activator dan aduk hingga bahannya tercampur rata.
  • Tambahkan baby oil agar tidak terlalu lengket.

Bahaya Slime yang Dapat Mengancam Anak

Karena banyaknya mainan slime yang dijual di luar sana menggunakan bahan yang tidak aman, sebagai orang tua kita harus mengetahui bahaya apa saja yang dapat ditimbulkan jika anak bermain slime yang mengandung boraks atau boron:

  • Menimbulkan luka bakar

Salah satu bahan pembuat slime adalah boraks. Bahan kimia ini cukup berbahaya bagi anak dan dapat menimbulkan luka bakar. Awalnya, anak akan merasakan panas. Namun, semakin lama anak melakukan kontak dengan zat kimia ini, efeknya juga bisa semakin parah.

  • Membuat anak rentan sakit

Masih terkait dengan bahan kimia, beberapa kasus tentang anak yang jatuh sakit karena keracunan slime. Efeknya pun bermacam-macam, seperti batuk, sakit kepala, sakit tenggorokan, dan sebagainya.

Itulah beberapa tips yang bisa dilakukan sebagai panduan cara membuat slime di rumah. Upayakan semua bahan-bahan yang digunakan aman sehingga para orang tua bisa lebih tenang dan tidak was-was ketika anak bermain slime di rumah.

Parenting

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*