Tujuan Posyandu Remaja Dibuat

Posyandu merupakan wadah atau tempat bagi pemeliharaan kesehatan yang dilakukan dari, oleh dan untuk masyarakat lewat bimbingan petugas terkait, yakni Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Kegiatan Posyandu Remaja merupakan salah satu kegiatan dari upaya kesehatan berbasis masyarakat yang dilakukan untuk memantau kesehatan remaja itu sendiri.

Selain itu, Posyandu ini juga merupakan tempat untuk memberikan informasi kesehatan dan informasi penting lainnya kepada remaja secara rutin dalam setiap bulan. Terdapat beberapa tujuan yang ingin dicapai Departemen Kesehatan RI dengan melaksanakan kegiatan ini di setiap tahun, tentunya berkaitan dengan kesehatan masyarakat khususnya para remaja.

Tujuan Posyandu Remaja

Tujuan pelaksanaan program posyandu untuk para remaja menjadi bagian penting mengapa kegiatan ini dilaksanakan. Tak hanya masalah kesehatan tetapi juga permasalahan remaja, berikut ini di antaranya beberapa tujuan yang menjadi target diadakannya posyandu khusus anak-anak remaja di Indonesia.

  • Melibatkan remaja dalam upaya intervensi terkait permasalahan remaja.
  • Memantau kesehatan remaja secara berskala.
  • Memberi edukasi remaja untuk hidup sehat.
  • Menurunkan angka pernikahan dini.
  • Memberi bekal kepada remaja guna mempersiapkan masa depan dengan menjadi Generasi Berencana yang kreatif dan berwawasan luas.

Posyandu ini dijalankan oleh kader remaja yang terdapat di berbagai daerah, jumlah kader yang terdapat di setiap posyandu minimal terdapat tujuh orang dengan rincian, satu orang di meja satu, dua orang di meja dua, dua orang di meja tiga dan dua orang di meja empat. Meski demikian, jumlah kader yang ada sangat fleksibel tergantung dengan kebutuhan masing-masing.

Selain itu, kegiatan posyandu ini juga didampingi oleh petugas kesehatan seperti petugas KRR atau juga disebut juga dengan Petugas Kesehatan Desa, seperti misalnya bidan atau perawat desa. Kegiatan yang dilakukan tak jauh berbeda dengan posyandu lainnya, namun posyandu ini lebih menekankan pada pendidikan dan keaktifan remaja itu sendiri.

Selain itu juga untuk mengenali masalah yang ada di dalam dirinya dan memunculkan solusi untuk diri remaja itu sendiri. Dengan kata lain agar si remaja dapat mengenali dirinya sendiri, serta masalah yang dihadapi dalam dirinya hingga mendapatkan solusi untuk dirinya sendiri. Dalam pelaksanaannya, posyandu untuk remaja dibagi menjadi beberapa meja.

Bagian Posyandu untuk Remaja

  • Meja 1

Di meja ini dilakukan pendaftaran, semua peserta harus melakukan registrasi agar kader remaja bisa mengetahui jumlah peserta yang hadir di setiap posyandu. Registrasi juga dimanfaatkan untuk melihat jumlah penerima manfaat dan kurva di setiap bulan sebagai bagan evaluasi promosi dari kegiatan tersebut.

  • Meja 2

Merupakan tempat untuk melakukan pengukuran berat dan tinggi badan, dalam pengukuran berat badan tentunya dimanfaatkan sebagai petunjuk dari adanya remaja yang kurang gizi atau mengalami kelebihan gizi. Sehingga bisa dilakukan penanggulangan secepatnya, selain itu meja ini juga akan mencatat setiap hasil dari setiap peserta untuk mengetahui pertumbuhan setiap bulan.

  • Meja 3

Meja ini melayani konsultasi permasalahan gizi, selain itu juga dilakukan pemeriksaan LILA dan anemia. Para remaja juga akan diberikan vitamin secara berkala, untuk remaja yang mengalami permasalahan gizi atau masalah kesehatan lain akan diberi rujukan pelayanan kesehatan primer, bisa ke Puskesmas atau ke rumah sakit.

  • Meja 4

Merupakan meja MIE atau komunikasi informasi dan edukasi, di meja ini peserta akan mendapatkan edukasi terkait kesehatan remaja di Posyandu Remaja hingga mengenai informasi lain seperti kewirausahaan, pelaksanaan di meja ini sangat fleksibel, tidak dengan sistem penyuluhan dalam menyampaikan beberapa informasi penting.

Parenting Read More

Perhatikan Cara Membuat Slime, Waspadai Bahan Ini

Slime merupakan mainan yang sedang popular di kalangan anak-anak saat ini. Teksturnya yang lentur dan lembek membuat mainan ini mudah dimainkan. Slime juga hadir dengan warna-warna yang cantik dan memiliki aroma wewangian sehingga menarik perhatian anak-anak untuk memiliki mainan yang satu ini. Namun siapa sangka jika di balik bentuknya yang unik, terdapat bahan dasar pembuatan slime yang dapat membahayakan anak. Tidak semua produk slime mencantumkan bahan-bahan dan peringatan di kemasannya. Mungkin para orangtua di rumah bisa mencoba mempraktekan cara membuat slime yang aman dan jauh dari bahan-bahan yang membahayakan anak.

Hal Yayng Harus Diperhatikan Sebelum Membuat Slime

Slime ternyata juga bisa dibuat menggunakan baha-bahan yang ada di rumah loh yang tentunya aman dan terjangkau. Sebelum mempraktekan bersama anak bagaimana cara membuat slime, lakukanlah hal berikut:

  • Periksalah dahulu daftar bahan-bahan slime. Sebelum menentukan cara membuat slime, perhatikan bahan-bahannya apakah memiliki kandungan tang aman atau tidak. Jika terdapat bahan yang asing, cari tahu keamanannya terlebih dahulu. Jika ketika menyentuh slime muncul kemerahan, gatal, dan panas pada tangan maka jangan digunakan slime tersebut karena bisa saja mengandung zat yang berbahaya.
  • Hindari membuat slime menggunakan bahan beracun. Terdapat cara membuat slime sendiri yang aman, serta hindari penggunaan boraks, deterjen, dan bahan kimia lainnya. Kandungan pasa zat kimia tersebut dapat membuat anak iritasi ataupun rentan sakit.
  • Perhatikan keselamatan anak saat membuat slime. Tunjukkan pada anak cara membuat slime yang benar, dan perhatikan berbagai potensi bahaya yang mengintai.
  • Jauhkan benda-benda kecil dari tangan anak ketika membuat slime. Manik-manik atau glitter berukuran kecil dapat membuat anak berisiko untuk tersedak. Sebaiknya, jauhkan benda-benda kecil itu dari tangan anak Anda.

Bagaimana Cara Membuat Slime?

Pertama-tama, mari kita mengenal bahan-bahannya terlebih dahulu.

  • Bahan dasar slime adalah lem, bisa lem kertas, PVAC, dan sebagainya. Namun, bisa juga menggunakan bahan lain seperti bedak, tepung maizena, sabun cair, dan susu cair, pasta gigi dan lainnya yang sekiranya aman untuk anak.
  • Bahan lainnya adalah air bersih, pewarna makanan, dan baby oil.
  • Yang paling penting adalah bahan yang membuat tekstur kenyalnya, yaitu slime activator. Bahan ini bisa didapatkan di toko slime.

Secara sederhana, cara membuat slime adalah seperti di bawah ini:

  • Siapkan baskom atau wadah lainnya untuk mencampur.
  • Masukkan air dan semua bahan dasar sambil diaduk-aduk.
  • Beri pewarna makanan jika ingin mendapatkan warna tertentu.
  • Tambahkan slime activator dan aduk hingga bahannya tercampur rata.
  • Tambahkan baby oil agar tidak terlalu lengket.

Bahaya Slime yang Dapat Mengancam Anak

Karena banyaknya mainan slime yang dijual di luar sana menggunakan bahan yang tidak aman, sebagai orang tua kita harus mengetahui bahaya apa saja yang dapat ditimbulkan jika anak bermain slime yang mengandung boraks atau boron:

  • Menimbulkan luka bakar

Salah satu bahan pembuat slime adalah boraks. Bahan kimia ini cukup berbahaya bagi anak dan dapat menimbulkan luka bakar. Awalnya, anak akan merasakan panas. Namun, semakin lama anak melakukan kontak dengan zat kimia ini, efeknya juga bisa semakin parah.

  • Membuat anak rentan sakit

Masih terkait dengan bahan kimia, beberapa kasus tentang anak yang jatuh sakit karena keracunan slime. Efeknya pun bermacam-macam, seperti batuk, sakit kepala, sakit tenggorokan, dan sebagainya.

Itulah beberapa tips yang bisa dilakukan sebagai panduan cara membuat slime di rumah. Upayakan semua bahan-bahan yang digunakan aman sehingga para orang tua bisa lebih tenang dan tidak was-was ketika anak bermain slime di rumah.

Parenting Read More

Waspada! Inilah Tanda-tanda Keguguran pada Kehamilan

Kadang tanda-tanda keguguran terjadi pada kehamilan yang sehat, misalnya berupa flek dan kram perut. Mari cari tahu berbagai gejala normal terjadi selama kehamilan, maupun yang sebaliknya, membutuhkan perhatian segera.

Keguguran

Sekitar 15-20 persen kehamilan berakhir dengan keguguran. Bahkan kemungkinan lebih besar dari itu, karena banyak wanita tidak menyadari kehamilannya. Persentasenya sekitar 30-40 persen, menurut Helain Landy, MD., profesor dan pimpinan Department of Obstetrics and Gynecology di Georgetown University Hospital.

Namun kabar baiknya, mereka yang pernah keguguran biasanya akan sukses pada kehamilan berikutnya. Setidaknya, 85 persen wanita yang keguguran pada kehamilan pertama akan melahirkan dengan sukses di kehamilan kedua.

Jadi, jika Anda mengalami hal menyerupai tanda keguguran, jangan langsung panik. Tetap tenang dan segera hubungi dokter. Apakah tanda-tanda keguguran itu, dan apa yang harus segera dilakukan?

Trimester Pertama

Perlu diingat, sebagian besar keguguran terjadi selama 13 minggu pertama kehamilan. Karenanya banyak orang bilang pamali untuk mengumumkan kehamilan sebelum lewat trimester pertama. Kram perut dan adanya flek darah adalah beberapa tanda keguguran di awal kehamilan. Berikut ini tanda-tanda keguguran yang mungkin muncul pada trimester pertama.

  • Perdarahan:
    Perdarahan adalah salah satu tanda keguguran yang harus dianggap serius. Namun bukan berarti setiap pendarahan berakhir dengan keguguran. Banyak perdarahan semasa kehamilan yang nyatanya tak berbahaya.

Perhatikan perdarahannya.Apakah setetes hingga dua tetes darah yang kecokelatan? Ataukah perdarahan yang banyak dan merah, hingga butuh pembalut ukuran maksimum seperti layaknya haid? Semakin banyak darah yang keluar, semakin harus diwaspadai.

  • Nyeri atau Sakit:
    Nyeri atau rasa sakit bisa jadi pertanda adanya sesuatu yang tak beres. Perhatikan posisi sumber sakitnya. Apakah di perut, area panggul, atau punggung bagian bawah? Apakah rasa sakitnya samar ataukah sangat kuat seperti kram saat haid?

Menentukan tanda-tanda keguguran dari rasa sakit agak sulit dilakukan. Pasalnya, sakit dan kram wajar saja terjadi di awal kehamilan. Sebab saat itu, tubuh sedang menyesuaikan diri untuk berkembangnya rahim.

  • Tak Seperti Hamil:
    Terkadang tak ada tanda-tanda keguguran, tetapi ibu khawatir akan mengalaminya. Mereka merasa ‘tidak hamil lagi’ karena morning sickness berhenti. Tidak mual dan muntah lagi, payudara sepertinya kembali normal, dan sebagainya.

Padahal, berkurangnya gejala-gejala itu adalah bagian alami dari kehamilan. Biasanya ini dialami pada transisi antara trimester pertama dan kedua.

Trimester Selanjutnya

Keguguran yang terlambat bisa terjadi saat memasuki trimester kedua, yakni pada kehamilan berusia 14-20 minggu. Kemungkinannya adalah sekitar 2 persen. Tanda-tanda kegugurannya mirip dengan trimester pertama, tapi sakitnya lebih keras dan perdarahannya lebih banyak. Bahkan ada gumpalan-gumpalan darah pada perdarahan.

Tanda lain dari keguguran adalah penurunan aktivitas janin. Jika gerakannya tiba-tiba berkurang, beritahu dokter. Dokter biasanya memutuskan pemeriksaan lebih jauh, jika memang diperlukan.

Apa yang Sebaiknya Dilakukan?

Jika Anda mengalami tanda-tanda keguguran, baik di trimester awal ataupun berikutnya, segera hubungi dokter. Lebih baik mengetahui kondisi yang sedang terjadi, daripada mendiamkannya. Apalagi jika itu adalah perdarahan dan sakit hebat di awal kehamilan.

Parenting Read More

11 Resep ASI Booster untuk Ibu Menyusui

Punya keluhan suplai ASI yang tidak mencukupi kebutuhan bayi? Pahami dulu seluk beluk produksi ASI, berikut 11 resep ASI booster yang lezat untuk dicoba.

Manfaat Menyusui

Menyusui punya serangkaian manfaat untuk ibu dan bayi. Untuk bayi, ASI akan memberikan antibodi dan nutrisi yang dibutuhkan, terutama pada ASI awal atau kolostrum. ASI juga membantu mengatasi batuk, pilek dan infeksi lainnya serta mengurangi potensi sindrom kematian bayi mendadak/sudden infant death syndrome (SIDS) pada bayi. Riset membuktikan, bayi yang diberi ASI cenderung tidak akan mengalami masalah seperti asma, diare, infeksi telinga dan obesitas kanak-kanak.

Untuk ibu, menyusui memberikan kepraktisan, mengurangi risiko kanker rahim, kanker payudara dan diabetes tipe 2. Selain itu, manfaat menyusui yang sangat dirasakan adalah pembakaran kalori, sehingga membantu mengurangi berat badan setelah melahirkan.

Rendahnya Produksi ASI

Beberapa faktor yang bisa menyebabkan rendahnya produksi ASI, antara lain:

  • Mastitis, yaitu infeksi payudara dengan ciri-ciri demam, bengkak, rasa sakit, puting mengeluarkan cairan, mual dan muntah. Cegah mastitis dengan menjaga kondisi puting, memastikan posisi menyusui yang benar, menjaga kebersihkan puting dan payudara serta makan nutrisi yang sehat.
  • Frekuensi atau sesi ASI yang sedikit.
  • Pelekatan menyusui bayi yang tidak efektif.
  • Pengaruh obat-obatan
  • Kondisi medis tertentu.

11 ASI Booster untuk Ibu Menyusui

Nutrisi adalah kunci untuk suplai ASI. Kadar air juga sangat penting dan mencegah kehausan. Coba beberapa makanan berikut untuk memperbanyak produksi ASI:

  • Gandum, yang sarat zat besi dan membantu relaksasi.
  • Bawang putih ,yang padat gizi sekaligus memicu produksi ASI dan sebagai bumbu pelezat.
  • Sayuran-sayuran seperti wortel, keladi, dan sayur hijau yang baik untuk ASI dan penuh nutrisi.
  • Biji wijen.

Berikut ini 11 resep ASI booster yang layak dicoba untuk memperbanyak produksi ASI :

  • Smoothie Gandum & Stroberi

Gabungan antara gandum dan stroberi yang lezat untuk sarapan pagi dan memperbanyak ASI.

  • Muffin Apel a la Vegan

Butuh resep vegan yang juga bebas gluten? Muffin apel ini bisa jadi cemilan favorit anda saat menyusui.

  • Kacang dan Gandum Butter

Resep ini tidak memerlukan aktivitas panggang-memanggang, tapi hasilnya tetap gurih lezat dan cuma butuh waktu 10 menit untuk membuatnya.

  • Cemilan cokelat, labu, dan selai kacang

Kombinasinya mungkin agak tidak lazim, namun hasil, rasa dan manfaatnya tidak usah diragukan lagi.

  • Teh lemon

Siapa sangka teh lemon dan sedikit gula bisa jadi resep memperbanyak ASI? Sajikan dingin untuk menambah kenikmatan.

  • Bubur gandum aneka topping

Selain padat zat besi, bubur gandum adalah alternatif makanan praktis yang lezat, sehat dan bisa dikombinasi dengan berbagai variasi topping yang lezat .

  • Biskuit Cokelat Dobel
    Punya ekstra 20 menit? Coba resep biskuit cokelat lezat di atas.
  • Cookie M&M

Ini merupakan erpaduan cokelat M&M yang populer dan flaxseed untuk cemilan santai dan resep ASI booster.

  • Roti Pisang Laktasi

Resep ini agak menantang, tapi hasilnya sangat bermanfaat!

  • Protein Bar Laktasi

Cepat, praktis, efisien – resep ASI booster ini sarat protein dan mudah dibawa kemana-mana.

  • Sup Jali Ayam

Bukan cuma untuk ibu menyusui, semua anggota keluarga juga bisa menikmati sajian padat energi dan gizi ini.

Jika produksi ASI tetap tidak stabil dan tanpa peningkatan, jangan ragu untuk berkonsultasi pada dokter atau ahli laktasi. Namun pada umumnya, meningkatkan produksi ASI tidaklah sulit, terutama dengan banyak minum air dan mencoba resep ASI booster secara rutin.

Parenting Read More

Apakah yang Dirasakan Bayi saat Persalinan?

Selama ini pernahkah Anda membayangkan dan bertanya-tanya apa yang akan dirasakan bayi Anda saat proses persalinan. Apakah bayi juga merasakan rasa sakit? Apakah mereka sudah bisa melihat dan mendengar? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, berikut adalah ulasan mengenai apa yang bayi rasakan saat persalinan!

Bagaimana Kepala Bayi dapat Menyesuaikan Jalan Lahir?

Mungkin selama ini Anda bertanya-tanya, Bagaimana bayi dua, tiga, tujuh bahkan sembilan bisa menyesuaikan kepalanya dengan jalan lahir? Menurut Richard Auerbach, MD, neonatologist di Rumah Sakit Anak Joe Florida, kepala bayi yang baru lahir menyerupai ubin. Selain itu mereka juga memiliki tulang lunak yang memungkinkan kepalanya tetap lentur saat melewati jalan lahir.

Menurutnya, setiap kepala bayi saat persalinan normal akan mengalami kecacatan dalam tingkat tertentu. Namun kondisi tersebut akan kembali normal dalam beberapa hari.

Bagaimana Mereka Bernapas?

Oksigen akan dikirim pada bayi dalam kandungan melalui plasenta. Namun ketika bayi lahir dan tali pusar dijepit, plasenta tidak dapat lagi melakukan tugasnya sehingga diambil alih oleh paru-paru. Menurut Dr Auerbach, paru-paru janin dalam rahim berisi cairan yang membantu mereka matang. Setelah persalinan, cairan tersebut mengering sehingga paru-paru dapat mengembang dan mengisinya dengan udara.

Setelah proses persalinan, paru-paru juga akan mulai memompa lebih banyak darah. Jadi, selama kelahiran tekanan di paru-paru bayi turun dan darah mulai mengalir melalui mereka secara normal.

Bagaimana Bayi Tetap Hangat?

Mungkin sebagian dari kita penasaran bagaimana bayi saat persalinan dapat menyesuaikan diri dengan suhu di luar rahim? Dr. Auerbach menjelaskan bahwa saat persalinan, tiroid bayi akan meningkat. Lonjakan tersebut dapat disebabkan oleh paparan dingin ataupun peningkatan adrenalin.

Peningkatan kadar tiroid itulah yang kemudian menyebabkan produksi panas dari sejenis lemak yang disebut juga lemak coklat.Lemak ini penting untuk membantu bayi yang baru lahir mengatur suhu tubuh agar tetap hangat di luar rahim.

Apakah Mereka Merasa Sakit?

Rasa sakit bayi saat persalinan masih menjadi perdebatan di kalangan para dokter. Christopher E. Colby, MD mengungkapkan bahwa mungkin saja bayi  merasa kesakitan saat dia melewati jalan lahir, tapi tidak ada yang tahu pasti. Hal serupa juga dikatakan oleh Dr. Auerbach, sulit untuk mengatakan apa yang dirasakan oleh bayi.

Apa yang Dapat Mereka Dengar dan Lihat?

Dokter juga tidak yakin mengenai berapa banyak bayi dapat melihat atau mendengar selama persalinan. Kondisi ini sama halnya seperti tidak ada cara mengetahui jenis rasa sakit yang dirasakan bayi saat persalinan. Akan tetapi, bayi memang memiliki beberapa kemampuan pendengaran sebelum dia dilahirkan. Sebaliknya, penglihatan bayi sebelum kelahiran lebih sulit diukur.

Bagaimana Mereka Bergerak saat Proses Persalinan?

Berikut ini beberapa tahapan gerak bayi saat persalinan:

  1. Kepala bayi akan menekan jalur kelahiran untuk memulai pembesaran serviks.
  2. Bayi akan melipat dan berputar untuk mencari jalan keluar termudah dari dalam janin.
  3. Ketika kepalanya sudah keluar, proses melahirkan setelahnya akan lebih cepat dan lebih mudah.

Seperti Apakah operasi caesar?

Bayi yang dilahirkan secara normal dan caesarmemiliki beberapa perbedaan, yaitu:

  1. Bayi yang lahir cesarkemungkinan akan memiliki kepala lebih bulat.
  2. Pernapasan bayi cesar juga biasanya lebih cepat dan lebih dangkal jika dibandingkan dengan bayi yang dilahirkan secara normal.
Parenting Read More

10 Gejala Tak Biasa pada Kehamilan

Mual di pagi hari atau ngidam pasti sering dialami ibu hamil. Tetapi, ternyata bukan itu saja tanda-tanda kehamilan yang terjadi. Ada sejumlah gejala kehamilan yang tampak tak biasa atau aneh. Apa saja gejala-gejala yang dimaksud?

Gusi Bengkak

Gejala kehamilan aneh pertama adalah gusi bengkak dan mudah berdarah saat gosok gigi. Ini merupakan efek hormon progesteron dan estrogen yang meningkatkan tekanan darah.

Bagaimana jika berdarah sekalipun tak sedang gosok gigi? Segera temui dokter gigi untuk memeriksa kemungkinan gingivitis (peradangan gusi) dan periodontitis. Gangguan ini ada hubungannya dengan risiko tinggi terhadap kelahiran bayi prematur serta bayi dengan badan rendah saat lahir. 

Mendengkur

Peningkatan hormon juga bisa menyebabkan hidung tersumbat, mimisan dan mendengkur. Saat bagian dalam hidung membengkak, sirkulasi udara menjadi berkurang, hidung menjadi kering, dan mimisan bisa terjadi.

Anda bisa menggunakan obat tetes hidung, humidifier (alat penjaga kelembaban ruangan) ataumenghirup uap air hangat. 

Masalah Pencernaan

Meningkatnya progesteron bisa memperlambat proses pencernaan. Apalagi jika Anda mengonsumsi vitamin kehamilan yang menyebabkan tubuh menahan lebih banyak air. 

Jika sulit BAB, untuk sementara pilihlah vitamin kehamilan tanpa zat besi. Minum banyak air, makan buah, sayuran atau mengonsumsi suplemen serat. Hindari obat pencahar.

Varises dan Wasir

Gejala kehamilan aneh lainnya adalah varises dan wasir. Saat kehamilan berusia 20 minggu, volume peredaran darah umumnya meningkat 50 persen. Dengan peningkatan itu, wajar saja jika muncul varises di paha dan kaki ataupun wasir.

Setelah bayi lahir, biasanya masalah-masalah seperti ini akan reda. Walau mungkin saja, masalah ini tidak benar-benar hilang seketika.

Masalah Kulit

Hormon-hormon kehamilan bisa memicu jerawat dan kulit yang menggelap (biasanya pada puting, wajah, dan bagian bawah perut). Selain itu, muncul bintik-bintik kecil pada area yang sering bergesekan. Misalnya di bawah ketiak, payudara dan leher.

Gejala kehamilan aneh ini biasanya hilang setelah melahirkan. Untuk meminimalisirnya, rawatlah kulit dan gunakan sunscreen jika perlu.

Kaki Bertambah Besar

Kaki bengkak itu sudah biasa. Yang mengherankan adalah jika ukuran kaki bertambah besar dan tidak kembali ke ukuran semula. Penyebab kondisi tersebut adalah hormon relaksin.

Hormon itu meregangkan ligamen pada panggul agar bayi bisa keluar. Namun, hormon ini ternyata juga bisa menyebabkan kaki lebih datar, lebar dan panjang untuk sementara waktu.

Pandangan Kabur

Kaburnya penglihatan merupakan efek penumpukan cairan dalam tubuh. Lensa dan kornea menebal. Tekanan pada bola mata pun berubah. Ini adalah gejala kehamilan yang normal. Namun, kondisi ini bisa juga merupakan gejala preeklampsia. Masalah pandangan ini biasanya akan kembali normal setelah melahirkan.

Sakit Pergelangan Tangan

Pembengkakan tubuh juga bisa menyebabkan sakitnya pergelangan tangan yang mengarah ke carpal tunnel syndrome (CTS). Pembalut pergelangan tangan bisa mengurangi rasa sakitnya, karena mengurangi gerakan pada area tersebut. Seharusnya gejala ini hilang setelah melahirkan. Namun jika  berlanjut, hubungi dokter.

Kesemutan atau Mati Rasa

Ibu hamil kadang merasa kesemutan atau mati rasa pada paha maupun sekujur tubuh. Itu disebabkan oleh tekanan pada saraf-saraf akibat kehamilan. Semua darah yang dipompa untuk bayi menyebabkan tekanan tambahan pada saraf, terutama di akhir masa kehamilan.

Payudara Gatal

Gatal pada payudara biasanya terjadi karena permukaan kulit meregang. Cara mengobatinya adalah dengan mengoleskan losion atau pelembap pada permukaan kulit.

Parenting Read More

Tips Menyusui dengan Nyaman dan Menyenangkan

Menyusui bisa jadi aktivitas yang penuh tantangan bagi seorang ibu. Ikuti tips berikut ini agar kegiatan menyusui sang buah hati bisa berjalan lebih lancar dan menyenangkan.

Menyusui 1 Jam Pertama Setelah Bayi Lahir

Susui bayi Anda pada satu jam pertama setelah lahir. Sebab pada dua jam berikutnya, bayi Anda akan tidur lelap. Pada awalnya, produksi ASI mungkin hanya setetes atau dua tetes. Namun, itu cukup untuk bayi, karena ukuran perut bayi newborn baru sebesar kelereng.

Posisi Menyusui

Saat menyusui, pastikan perut bayi menyentuh perut Anda. Arahkan puting susu ke hidung bayi, sehingga dia bisa menegakkan kepalanya dan membuka lebar mulutnya.

Jangan Dorong Kepala Bayi Saat Menyusui

Jika bayi susah untuk menemukan posisi mengisap, jangan dorong kepala bayi menuju puting susu. Ini justru akan memicu instingnya untuk melawan atau menghindar. Solusinya adalah dengan meletakkan tangan Anda di tengkuk bayi, dan membawanya ke payudara.

Kenalkan Dot Setelah Bulan Pertama

Jika ingin mengenalkan dot atau botol pada bayi, berikan setelah bulan pertama. Namun jangan menunggu hingga enam minggu. Sebab, kemungkinan bayi akan menolak untuk menggunakan botol atau dot.

Gelitiki Kaki Bayi untuk Membangunkannya

Jika bayi belum lama disusui tapi sudah tertidur, cobalah untuk membangunkannya. Caranya dengan menggelitik telapak kakinya, membelai dagu bagian bawah atau menyentuhnya dengan kain basah.

Menyusui Sambil Berbaring

Menyusui dengan posisi duduk membuat Anda cepat lelah karena membungkuk. Cobalah dengan berbaring untuk mengistirahatkan badan Anda.

Jangan Gunakan Pompa Bekas

Jika Anda memompa ASI, sebisa mungkin jangan gunakan pompa bekas. Yang juga penting diperhatikan, pompa listrik memiliki jumlah jam hidup motor yang terbatas.

Meningkatkan Produksi ASI

Hal yang penting dilakukan untuk meningkatkan produksi ASI adalah dengan menjaga mood tetap baik. Selama memompa ASI, Anda bisa mendengarkan musik agar pikiran tetap tenang dan hati senang. Jangan lupa mempelajari cara pumping ASI dengan tepat.

Jangan Terlalu Sering Menggunakan Gendongan

Hindari gendongan yang berpotensi menekan payudara. Tidak hanya gendongan, strap tas yang menekan payudara juga tidak boleh sering digunakan, karena dapat menyumbat saluran ASI.

Atasi Puting yang Luka

Puting susu luka saat menyusui adalah hal wajar. Sembuhkan segera agar tidak mengganggu kenyamanan saat menyusui. Gunakan hydrogel  atau minyak kelapa organik yang aman untuk bayi.

Manfaatkan Teknologi

Teknologi sudah berkembang pesat. Aplikasi untuk menyusui juga sudah tersedia di mobile phone. Anda bisa menggunakannya untuk mengingatkan waktu menyusui, bahkan catatan kesehatan si bayi.

Konsultasi Seputar Laktasi

Secara berkala, lakukanlah konsultasi dengan ahli laktasi atau dokter anak. Terlebih jika ada masalah dengan aktivitas menyusui.

Setiap bayi mempunyai kebutuhan yang berbeda terhadap ASI. Mungkin Anda merasa bayi tidak minum banyak ASI dan berat badannya tidak sesuai diagram dokter. Jangan berkecil hati. Selama bayi sehat, bisa tersenyum dan perkembangan lainnya bagus, maka tidak ada masalah.

Parenting Read More