Apakah yang Dirasakan Bayi saat Persalinan?

Selama ini pernahkah Anda membayangkan dan bertanya-tanya apa yang akan dirasakan bayi Anda saat proses persalinan. Apakah bayi juga merasakan rasa sakit? Apakah mereka sudah bisa melihat dan mendengar? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, berikut adalah ulasan mengenai apa yang bayi rasakan saat persalinan!

Bagaimana Kepala Bayi dapat Menyesuaikan Jalan Lahir?

Mungkin selama ini Anda bertanya-tanya, Bagaimana bayi dua, tiga, tujuh bahkan sembilan bisa menyesuaikan kepalanya dengan jalan lahir? Menurut Richard Auerbach, MD, neonatologist di Rumah Sakit Anak Joe Florida, kepala bayi yang baru lahir menyerupai ubin. Selain itu mereka juga memiliki tulang lunak yang memungkinkan kepalanya tetap lentur saat melewati jalan lahir.

Menurutnya, setiap kepala bayi saat persalinan normal akan mengalami kecacatan dalam tingkat tertentu. Namun kondisi tersebut akan kembali normal dalam beberapa hari.

Bagaimana Mereka Bernapas?

Oksigen akan dikirim pada bayi dalam kandungan melalui plasenta. Namun ketika bayi lahir dan tali pusar dijepit, plasenta tidak dapat lagi melakukan tugasnya sehingga diambil alih oleh paru-paru. Menurut Dr Auerbach, paru-paru janin dalam rahim berisi cairan yang membantu mereka matang. Setelah persalinan, cairan tersebut mengering sehingga paru-paru dapat mengembang dan mengisinya dengan udara.

Setelah proses persalinan, paru-paru juga akan mulai memompa lebih banyak darah. Jadi, selama kelahiran tekanan di paru-paru bayi turun dan darah mulai mengalir melalui mereka secara normal.

Bagaimana Bayi Tetap Hangat?

Mungkin sebagian dari kita penasaran bagaimana bayi saat persalinan dapat menyesuaikan diri dengan suhu di luar rahim? Dr. Auerbach menjelaskan bahwa saat persalinan, tiroid bayi akan meningkat. Lonjakan tersebut dapat disebabkan oleh paparan dingin ataupun peningkatan adrenalin.

Peningkatan kadar tiroid itulah yang kemudian menyebabkan produksi panas dari sejenis lemak yang disebut juga lemak coklat.Lemak ini penting untuk membantu bayi yang baru lahir mengatur suhu tubuh agar tetap hangat di luar rahim.

Apakah Mereka Merasa Sakit?

Rasa sakit bayi saat persalinan masih menjadi perdebatan di kalangan para dokter. Christopher E. Colby, MD mengungkapkan bahwa mungkin saja bayi  merasa kesakitan saat dia melewati jalan lahir, tapi tidak ada yang tahu pasti. Hal serupa juga dikatakan oleh Dr. Auerbach, sulit untuk mengatakan apa yang dirasakan oleh bayi.

Apa yang Dapat Mereka Dengar dan Lihat?

Dokter juga tidak yakin mengenai berapa banyak bayi dapat melihat atau mendengar selama persalinan. Kondisi ini sama halnya seperti tidak ada cara mengetahui jenis rasa sakit yang dirasakan bayi saat persalinan. Akan tetapi, bayi memang memiliki beberapa kemampuan pendengaran sebelum dia dilahirkan. Sebaliknya, penglihatan bayi sebelum kelahiran lebih sulit diukur.

Bagaimana Mereka Bergerak saat Proses Persalinan?

Berikut ini beberapa tahapan gerak bayi saat persalinan:

  1. Kepala bayi akan menekan jalur kelahiran untuk memulai pembesaran serviks.
  2. Bayi akan melipat dan berputar untuk mencari jalan keluar termudah dari dalam janin.
  3. Ketika kepalanya sudah keluar, proses melahirkan setelahnya akan lebih cepat dan lebih mudah.

Seperti Apakah operasi caesar?

Bayi yang dilahirkan secara normal dan caesarmemiliki beberapa perbedaan, yaitu:

  1. Bayi yang lahir cesarkemungkinan akan memiliki kepala lebih bulat.
  2. Pernapasan bayi cesar juga biasanya lebih cepat dan lebih dangkal jika dibandingkan dengan bayi yang dilahirkan secara normal.
Parenting Read More

Minyak Kelapa Sebagai Pelumas Bercinta, Amankah?

Studi menunjukkan bahwa sekitar 30% wanita mengeluhkan rasa sakit semasa bersetubuh dengan pasangan. Untuk mengatasi rasa sakit tersebut, salah satu caranya adalah menggunakan pelumas saat berhubungan seks.Pelumas seks bukan saja bisa mengatasi masalah seperti kekeringan vagina, tetapi juga bisa meningkatkan sensitivitas dan rangsangan selama sesi bercinta.

Pelumas berfungsi untuk meminimalisir gesekan pada genital, sehingga menjadi solusi yang tepat untuk masalah kekurangan lubrikasi karena penuaan, pengaruh obat-obatan, atau hormon.

Banyak variasi produk pelumas yang bisa digunakan untuk kebutuhan bercinta, salah satunya adalah minyak kelapa. Minyak ini memiliki kelebihan karena merupakan bahan alami yang bebas zat kimia, serta punya manfaat melembapkan yang baik.

Keunggulan Minyak Kelapa untuk Pelumas Seksual

Pada sebuah studi tahun 2014, minyak kelapa terbukti aman dan efektif digunakan sebagai pelembap. Manfaat melembapkan ini menjadikan minyak kelapa sebagai pelumas yang aman dan bisa menjamin hubungan seksual yang lebih nyaman.

Untuk wanita yang sedang mengalami menopause, minyak kelapa untuk pelumas bisa sangat berguna. Gejala umum menopause yang sering muncul, antara lain

  • Vagina kering
  • Sakit saat seks
  • Berkurangnya jaringan lemak, sehingga kulit bagian vagina semakin tips

Bagi mereka yang mengalami masalah alergi atau kulit sensitif, memilih produk pelumas alami dengan bahan yang bebas zat kimia bisa dijadikan solusi tepatnya. Pilih minyak kelapa yang belum diproses karena lebih alami.

Walaupun memiliki keunggulan, lebih banyak riset dibutuhkan untuk mengetahui tepatnya jumlah minyak kelapa untuk pelumas yang aman bagi Anda dan pasangan.

Risiko Minyak Kelapa untuk Pelumas Seksual

Beberapa risiko yang menjadi pertimbangan saat menggunakan minyak kelapa untuk pelumas seksual, antara lain

  • Belum Ada Studi Ilmiah yang Mendukung

Karena masih belum adanya penelitian dan riset mendalam tentang minyak kelapa untuk pelumas seksual, maka penggunaannya harus dilakukan dengan hati-hati.

  • Bisa Melemahkan Kondom Jenis Lateks

Sebuah studi menunjukkan bahwa kondom jenis lateks yang terkena minyak mineral selama 60 detik saja bisa menurunkan efektivitas kondom hingga 90%. Jika Anda menggunakan kondom lateks, maka lebih baik untuk menggunakan pelumas seksual yang berbahan dasar air atau silikon.

  • Bisa Mengakibatkan Infeksi Vagina

Minyak kelapa telah terbukti mengandung komponen antivirus dan antibakteri. Dikhawatirkan, kandungan ini bisa mengganggu keseimbangan pH vagina sehingga menyebabkan infeksi jamur atau vagina. Jika Anda rentan terhadap infeksi jamur, maka sebaiknya menjauhi minyak kelapa untuk pelumas seksual sampai ada penelitian lebih lanjut.

  • Bisa Menyebabkan Reaksi Alergi

Walaupun jarang, minyak kelapa bisa saja menyebabkan reaksi alergi. Terutama jika Anda alergi terhadap kelapa, maka berpotensi menimbulkan gejala seperti mual, muntah, gatal-gatal, eczema, diare, anaphylaxis atau kondisi darurat pada alergi yang mengancam keselamatan jiwa.

Anda juga mungkin bisa mengalami reaksi alergi topikal yang gejalanya lebih ringan seperti gatal-gatal atau bengkak pada kulit.

  • Bisa Menodai Sprei Tidur

Sama seperti pelumas berbahan dasar minyak, minyak kelapa untuk pelumas seksual bisa mengotori sprei tidur. Gunakan baking soda pada bagian yang memiliki noda minyak selama 1 jam dan cuci sprei hingga bersih seperti sedia kala.

Minyak kelapa untuk pelumas memang menarik untuk digunakan sebagai alternatif pelumas seksual. Namun masih lebih banyak studi dan riset yang dibutuhkan untuk benar-benar memahami minyak kelapa untuk pelumas seksual. Alternatifnya, gunakan produk pelumas lain yang tersedia di pasaran dalam berbagai variasi yang cocok dengan Anda.

Kesehatan Pria Read More

10 Gejala Tak Biasa pada Kehamilan

Mual di pagi hari atau ngidam pasti sering dialami ibu hamil. Tetapi, ternyata bukan itu saja tanda-tanda kehamilan yang terjadi. Ada sejumlah gejala kehamilan yang tampak tak biasa atau aneh. Apa saja gejala-gejala yang dimaksud?

Gusi Bengkak

Gejala kehamilan aneh pertama adalah gusi bengkak dan mudah berdarah saat gosok gigi. Ini merupakan efek hormon progesteron dan estrogen yang meningkatkan tekanan darah.

Bagaimana jika berdarah sekalipun tak sedang gosok gigi? Segera temui dokter gigi untuk memeriksa kemungkinan gingivitis (peradangan gusi) dan periodontitis. Gangguan ini ada hubungannya dengan risiko tinggi terhadap kelahiran bayi prematur serta bayi dengan badan rendah saat lahir. 

Mendengkur

Peningkatan hormon juga bisa menyebabkan hidung tersumbat, mimisan dan mendengkur. Saat bagian dalam hidung membengkak, sirkulasi udara menjadi berkurang, hidung menjadi kering, dan mimisan bisa terjadi.

Anda bisa menggunakan obat tetes hidung, humidifier (alat penjaga kelembaban ruangan) ataumenghirup uap air hangat. 

Masalah Pencernaan

Meningkatnya progesteron bisa memperlambat proses pencernaan. Apalagi jika Anda mengonsumsi vitamin kehamilan yang menyebabkan tubuh menahan lebih banyak air. 

Jika sulit BAB, untuk sementara pilihlah vitamin kehamilan tanpa zat besi. Minum banyak air, makan buah, sayuran atau mengonsumsi suplemen serat. Hindari obat pencahar.

Varises dan Wasir

Gejala kehamilan aneh lainnya adalah varises dan wasir. Saat kehamilan berusia 20 minggu, volume peredaran darah umumnya meningkat 50 persen. Dengan peningkatan itu, wajar saja jika muncul varises di paha dan kaki ataupun wasir.

Setelah bayi lahir, biasanya masalah-masalah seperti ini akan reda. Walau mungkin saja, masalah ini tidak benar-benar hilang seketika.

Masalah Kulit

Hormon-hormon kehamilan bisa memicu jerawat dan kulit yang menggelap (biasanya pada puting, wajah, dan bagian bawah perut). Selain itu, muncul bintik-bintik kecil pada area yang sering bergesekan. Misalnya di bawah ketiak, payudara dan leher.

Gejala kehamilan aneh ini biasanya hilang setelah melahirkan. Untuk meminimalisirnya, rawatlah kulit dan gunakan sunscreen jika perlu.

Kaki Bertambah Besar

Kaki bengkak itu sudah biasa. Yang mengherankan adalah jika ukuran kaki bertambah besar dan tidak kembali ke ukuran semula. Penyebab kondisi tersebut adalah hormon relaksin.

Hormon itu meregangkan ligamen pada panggul agar bayi bisa keluar. Namun, hormon ini ternyata juga bisa menyebabkan kaki lebih datar, lebar dan panjang untuk sementara waktu.

Pandangan Kabur

Kaburnya penglihatan merupakan efek penumpukan cairan dalam tubuh. Lensa dan kornea menebal. Tekanan pada bola mata pun berubah. Ini adalah gejala kehamilan yang normal. Namun, kondisi ini bisa juga merupakan gejala preeklampsia. Masalah pandangan ini biasanya akan kembali normal setelah melahirkan.

Sakit Pergelangan Tangan

Pembengkakan tubuh juga bisa menyebabkan sakitnya pergelangan tangan yang mengarah ke carpal tunnel syndrome (CTS). Pembalut pergelangan tangan bisa mengurangi rasa sakitnya, karena mengurangi gerakan pada area tersebut. Seharusnya gejala ini hilang setelah melahirkan. Namun jika  berlanjut, hubungi dokter.

Kesemutan atau Mati Rasa

Ibu hamil kadang merasa kesemutan atau mati rasa pada paha maupun sekujur tubuh. Itu disebabkan oleh tekanan pada saraf-saraf akibat kehamilan. Semua darah yang dipompa untuk bayi menyebabkan tekanan tambahan pada saraf, terutama di akhir masa kehamilan.

Payudara Gatal

Gatal pada payudara biasanya terjadi karena permukaan kulit meregang. Cara mengobatinya adalah dengan mengoleskan losion atau pelembap pada permukaan kulit.

Parenting Read More

Tips Menyusui dengan Nyaman dan Menyenangkan

Menyusui bisa jadi aktivitas yang penuh tantangan bagi seorang ibu. Ikuti tips berikut ini agar kegiatan menyusui sang buah hati bisa berjalan lebih lancar dan menyenangkan.

Menyusui 1 Jam Pertama Setelah Bayi Lahir

Susui bayi Anda pada satu jam pertama setelah lahir. Sebab pada dua jam berikutnya, bayi Anda akan tidur lelap. Pada awalnya, produksi ASI mungkin hanya setetes atau dua tetes. Namun, itu cukup untuk bayi, karena ukuran perut bayi newborn baru sebesar kelereng.

Posisi Menyusui

Saat menyusui, pastikan perut bayi menyentuh perut Anda. Arahkan puting susu ke hidung bayi, sehingga dia bisa menegakkan kepalanya dan membuka lebar mulutnya.

Jangan Dorong Kepala Bayi Saat Menyusui

Jika bayi susah untuk menemukan posisi mengisap, jangan dorong kepala bayi menuju puting susu. Ini justru akan memicu instingnya untuk melawan atau menghindar. Solusinya adalah dengan meletakkan tangan Anda di tengkuk bayi, dan membawanya ke payudara.

Kenalkan Dot Setelah Bulan Pertama

Jika ingin mengenalkan dot atau botol pada bayi, berikan setelah bulan pertama. Namun jangan menunggu hingga enam minggu. Sebab, kemungkinan bayi akan menolak untuk menggunakan botol atau dot.

Gelitiki Kaki Bayi untuk Membangunkannya

Jika bayi belum lama disusui tapi sudah tertidur, cobalah untuk membangunkannya. Caranya dengan menggelitik telapak kakinya, membelai dagu bagian bawah atau menyentuhnya dengan kain basah.

Menyusui Sambil Berbaring

Menyusui dengan posisi duduk membuat Anda cepat lelah karena membungkuk. Cobalah dengan berbaring untuk mengistirahatkan badan Anda.

Jangan Gunakan Pompa Bekas

Jika Anda memompa ASI, sebisa mungkin jangan gunakan pompa bekas. Yang juga penting diperhatikan, pompa listrik memiliki jumlah jam hidup motor yang terbatas.

Meningkatkan Produksi ASI

Hal yang penting dilakukan untuk meningkatkan produksi ASI adalah dengan menjaga mood tetap baik. Selama memompa ASI, Anda bisa mendengarkan musik agar pikiran tetap tenang dan hati senang. Jangan lupa mempelajari cara pumping ASI dengan tepat.

Jangan Terlalu Sering Menggunakan Gendongan

Hindari gendongan yang berpotensi menekan payudara. Tidak hanya gendongan, strap tas yang menekan payudara juga tidak boleh sering digunakan, karena dapat menyumbat saluran ASI.

Atasi Puting yang Luka

Puting susu luka saat menyusui adalah hal wajar. Sembuhkan segera agar tidak mengganggu kenyamanan saat menyusui. Gunakan hydrogel  atau minyak kelapa organik yang aman untuk bayi.

Manfaatkan Teknologi

Teknologi sudah berkembang pesat. Aplikasi untuk menyusui juga sudah tersedia di mobile phone. Anda bisa menggunakannya untuk mengingatkan waktu menyusui, bahkan catatan kesehatan si bayi.

Konsultasi Seputar Laktasi

Secara berkala, lakukanlah konsultasi dengan ahli laktasi atau dokter anak. Terlebih jika ada masalah dengan aktivitas menyusui.

Setiap bayi mempunyai kebutuhan yang berbeda terhadap ASI. Mungkin Anda merasa bayi tidak minum banyak ASI dan berat badannya tidak sesuai diagram dokter. Jangan berkecil hati. Selama bayi sehat, bisa tersenyum dan perkembangan lainnya bagus, maka tidak ada masalah.

Parenting Read More

Macam-Macam Perawatan Asma

Asma adalah kondisi di mana saluran pernafasan membengkak, sehingga terjadi penyempitan dan mengeluarkan lendir berlebih. Kondisi ini membuat penderita kesulitan bernafas dan bisa menyebabkan batuk, nafas berbunyi dan pendek-pendek.

Jika Anda atau anak Anda mengidap asma, Anda harus mengetahui cara mengatasinya, baik untuk jangka pendek maupun panjang. Bagi sebagian penderita, asma tidak lain hanya gangguan kecil yang akan hilang dengan sendirinya dengan beristirahat. Namun, bagi penderita lain, asma dapat mengganggu aktivitas harian, bahkan mengancam nyawa. Hal terpenting dalam penanganan asma adalah mengidentifikasi situasi darurat. Di momen tersebut, yang bisa kita lakukan adalah meminta bantuan dokter atau spesialis penanganan asma.

Obat Asma

Obat asma dapat menyelamatkan hidup penderita asma. Obat ini juga membuat penderitanya bisa beraktivitas normal. Terdapat dua jenis obat yang biasa digunakan:

– Steroid dan obat anti peradangan: Obat anti peradangan, terutama steroid yang dihirup, merupakan pengobatan paling penting bagi penderita asma. Obat ini bekerja dengan mengurangi pembengkakan dan lendir pada saluran pernafasan. Hasilnya, saluran pernafasan tidak lagi sensitif dan bereaksi terhadap pemicu asma.

-Bronkodilator: Bekerja dengan merelaksasi otot saluran pernafasan yang membuat penyempitan. Obat ini bekerja dalam waktu singkat dan ditujukan sebagai penyembuhan sementara bagi gejala asma, seperti batuk, nafas berbunyi, dan nafas pendek-pendek. Bronkodilator tidak ditujukan sebagai obat rutin penyembuh asma.

Inhaler

Inhaler merupakan cara paling efektif dan sering digunakan untuk mengantarkan obat asma ke paru-paru. Terdapat beberapa tipe dan teknis pengantaran inhaler.

Nebulizer

Nebulizer adalah alat yang digunakan untuk memasukkan obat dalam bentuk uap untuk dihirup ke dalam paru-paru. Mesin ini menggunakan mouthpiece atau masker, biasa digunakan untuk anak kecil atau manula yang kesulitan menggunakan inhaler. Perubahan bentuk dari cair ke uap membuat obat lebih mudah diserap paru-paru.

Prednison

Jika Anda mengalami serangan asma akut, dokter dapat memberikan prednison, obat golongan kortikosteroid yang berfungsi untuk mengurangi peradangan. Obat minum ini biasa digunakan dalam waktu kurang dari dua pekan. Konsumsi kortikosteroid dalam jangka panjang dapat menimbulkan efek negatif dan permanen. Efek samping yang bisa timbul adalah pembengkakan, depresi, dan gejala radang pankreas serta gejala hipertensi. Setelah serangan asma mereda, dokter akan mengurangi kebutuhan prednison.

Konsultasi dengan dokter

Hal terpenting bagi penderita asma adalah saran dari dokter. Jangan sekali-kali membeli obat langsung tanpa resep dokter. Sebab, kondisi masing-masing penderita asma tidak sama. Jika, Anda terdiagnosa asma namun pengobatan tidak lagi mempan, sebaiknya kembali berkonsultasi dengan dokter. Jika Anda sudah diberi obat seperti inhaler, namun penggunaannya makin hari makin sering, kembalilah ke dokter. Dokter dapat mengevaluasi pengobatan yang pasien butuhkan.

Meskipun asma adalah penyakit yang banyak ditemui, kondisi ini tetap membutuhkan diagnosis dan pengobatan medis yang spesifik. Jangan berpikir dua kali untuk mengobati asma Anda.

Penyakit Read More