Jenis Pertolongan Pertama yang Wajib Dikuasai

Kemampuan dan pengetahuan mengenai pertolongan pertama pada dasarnya harus dimiliki oleh setiap orang. Hal ini dikarenakan seseorang tidak akan tahu peristiwa apa yang akan terjadi di kemudian hari. Dengan memiliki wawasan mengenai pertolongan yang harus diberikan pertama kali, kondisi buruk bisa ditangani dengan cepat.

Pengetahuan akan hal ini nyatakan hanya dianggap sebagai bagian dari wilayah petugas medis, atau palang merah dan juga para dokter, bahkan hingga saat ini. Padahal, bagi setiap orang pengetahuan ini diperlukan yang bertujuan untuk menghadapi situasi darurat bagi siapa saja yang membutuhkan tindakan ini.

Jenis-jenis Pertolongan Pertama

  • Pertolongan Mengatasi Memar

Dalam kondisi langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengompres bagian tubuh yang memar, bisa menggunakan es batu. Usahakan untuk menghindari penggunaan air hangat, memar bisa diakibatkan oleh apa saja, bisa itu benturan, pukulan dan hal lainnya. Munculnya warna biru keunguan di permukaan kulit merupakan akibat dari pembuluh darah yang pecah.

Pembuluh darah yang pecah tersebut akhirnya menggumpal, dengan mengompres menggunakan air es merupakan bentuk pertolongan yang harus dilakukan pertama kali karena bisa mempersempit pembuluh darah yang bocor dan memulihkannya secara perlahan. Selama 48 jam, seseorang harus mengompres bagian tubuh yang memar dalam hitungan waktu 20 menit sekali.

  • Mengatasi Kulit Terbakar

Hal pertama yang harus dilakukan ketika berada dalam kondisi ini adalah mengompres area tubuh yang terbakar, menggunakan kain yang telah dibasahi dengan air dingin. Usahakan untuk tidak mengoleskan salep dengan kandungan aloe vera dan juga vitamin E. Kondisi kulit terbakar pada umumnya diakibatkan karena tidak sengaja terkena benda atau minyak panas.

Pertolongan ini dilakukan jika seseorang juga mengalami luka bakar yang parah dan mengharuskan untuk menunggu perawat atau ambulans tiba di rumah. Letakkan kain yang sudah dibasahi air dingin sebelumnya dan jangan mengoleskan salep pada luka bakar tersebut untuk menghindari munculnya iritasi pada kulit.

  • Tertusuk Serpihan Benda Asing

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengambil serpihan yang tertancap di kulit, gunakan jarum kecil atau pinset. Usahakan untuk tidak mengabaikan serpihan dan merendam bagian tubuh yang tertancap serpihan ke dalam air. Tindakan pertama sebagai pertolongan harus cepat dilakukan, jika tidak maka akan menyebabkan infeksi.

Semakin lama serpihan benda asing tinggal di dalam kulit, maka semakin besar pula risiko infeksi yang akan muncul. Bisa menggunakan pinset untuk menarik serpihan benda yang tertancap, biasanya berbentuk sangat kecil. Jika tertancap serpihan kayu dan kemudian terkena air, maka bisa membuat kayu menjadi lebih lembut dan susah untuk diambil.

  • Mengatasi Luka Akibat Sayatan

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mencuci bagian tubuh yang terluka, bisa dengan menggunakan sabun serta air mengalir, tetapi jangan sekali-kali menggunakan alkohol. Hal yang perlu diperhatikan ketika mengatasi luka ini adalah membuat area luka bersih, itulah mengapa harus menggunakan sabun dan air yang mengalir.

Apabila menggunakan alkohol justru malah membuat seseorang merasakan sensasi yang panas dan muncul rasa terbakar pada luka tersebut. Jika area luka sudah dibersihkan, untuk langkah lanjutan bisa menggunakan salep antiseptik untuk dioleskan pada luka, setelah itu bagian tersebut ditutup menggunakan perban.

Untuk memastikan pengobatan lanjutan menimbulkan efek maksimal dan mampu segera memulihkan luka, pertolongan pertama harus dilakukan dengan benar dan sesuai dengan anjuran yang berlaku, jika tidak maka pemulihan luka membutuhkan waktu yang lebih lama dan bahkan bisa menimbulkan kondisi parah yang sulit disembuhkan.

Hidup Sehat

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*