Gejala-Gejala Ini Konon Jadi Tanda Penyakit Tiroid

Keberadaan kelenjar tiroid begitu penting bagi mekanisme tubuh manusia. Tiroid ini merupakan salah satu kelenjar endokrin terbesar pada tubuh manusia. Oleh karenanya, kinerja tiroid amat mempengaruhi kondisi tubuh manusia. Bila ada gangguan, penyakit tiroid hadir, dan bisa berujung dengan kondisi yang membahayakan.

Kelenjar tiroid ini dapat ditemukan di bagian depan leher, sedikit di bawah laring. Kelenjar ini berfungsi untuk mengatur kecepatan tubuh membakar energi, membuat protein, dan mengatur sensitivitas tubuh terhadap hormon lainnya.

Penyakit tiroid disebabkan karena adanya abnormalitas pada kelenjar tiroid baik secara struktur maupun fungsi hormon. Ketika kelenjar tiroid memproduksi terlalu banyak hormon tiroid maka akan menyebabkan hipertiroidisme. Selain itu, jika kelenjar tidak cukup berfungsi maka disebut sebagai hipotiroidisme. Pembesaran kelenjar tiroid juga dapat terjadi karena kanker.

Penyakit tiroid ini tak dapat dianggap remeh. Sehingga deteksi dini amat ditekankan. Konon, kondisi-kondisi yang tertulis di bawah ini bisa menjadi peringatan bagi Anda, apa saja?

  1. Perubahan Suara dan Benjolan

Perubahan suara atau benjolan di tenggorokan bisa menjadi tanda gangguan tiroid. Salah satu cara untuk memeriksanya adalah dengan memperhatikan leher untuk melihat apakah ada tanda-tanda pembengkakan tiroid.

Gunakan cermin tangan, perhatikan tenggorokan saat minum air. Cari tonjolan di area tiroid yang berada di bawah jakun. Jika Anda melihat sesuatu yang bengkak atau mencurigakan, temui dokter agar masalah itu tidak berkembang menjadi penyakit tiroid yang membahayakan.

  • Kelemahan dan Nyeri pada Otot dan Sendi

Hormon tiroid yang rendah membalik saklar metabolisme menuju katabolisme, yaitu ketika tubuh memecah jaringan tubuh seperti otot untuk energi. Selama katabolisme, kekuatan otot menurun, berpotensi menyebabkan perasaan lemah. Proses memecah jaringan otot juga dapat menyebabkan rasa sakit.

  • Kesemutan hingga Mati Rasa

Kesemutan atau mati rasa bisa timbul saat melakukan berbagai aktivitas seperti olahraga, duduk atau berdiri terlalu lama. Namun, jika Anda merasakan kesemutan atau mati rasa tiba-tiba di lengan, kaki, atau tangan, itu bisa menjadi tanda hipotiroidisme. Seiring waktu, memproduksi terlalu sedikit hormon tiroid dapat merusak saraf yang mengirim sinyal dari otak dan sumsum tulang belakang ke seluruh tubuh.

  • Perubahan Suhu Tubuh secara Ekstrem

Merasa dingin atau kedinginan dikaitkan dengan hipotiroidisme. Sistem melambat yang disebabkan oleh tiroid yang kurang aktif membuat lebih sedikit energi yang dibakar oleh sel. Lebih sedikit energi sama dengan lebih sedikit panas dalam tubuh.

  • Mudah Kelelahan

Merasa lelah dan tidak memiliki energi adalah masalah yang terkait dengan banyak kondisi, tetapi mereka sangat terkait dengan hipotiroidisme, kelainan yang disebabkan oleh terlalu sedikit hormon tiroid. Jika Anda masih lelah di pagi hari atau sepanjang hari setelah tidur semalaman, itu adalah petunjuk bahwa tiroid mungkin kurang aktif.

Hormon tiroid yang terlalu sedikit mengalir melalui aliran darah dan sel-sel berarti otot-otot tidak mendapatkan sinyal yang mendukung.

  • Perubahan Mood

Sering merasa down atau sedih juga bisa menjadi gejala hipotiroidisme. Ini karena produksi hormon tiroid yang terlalu sedikit dapat berdampak pada kadar serotonin. Serotonin merupakan hormon yang memicu rasa bahagia. Dengan tiroid yang kurang aktif, kondisi ini bisa menurunkan suasana hati.

Rasa gelisah juga bisa jadi tanda adanya hipertiroidisme, ini karena kelenjar tiroid menghasilkan terlalu banyak hormon tiroid.

  • Masalah Pencernaan

Penderita penyakit tiroid karena kelenjar tidak berfungsi dengan baik kadang mengeluh mengalami sembelit. Gangguan dalam produksi hormon kemungkinan menyebabkan perlambatan proses pencernaan. Di sisi lain spektrum, kelenjar tiroid atau hipertiroidisme yang terlalu aktif dapat menyebabkan diare atau pergerakan usus yang lebih sering.

  • Perubahan Berat Badan Signifikan

kenaikan berat badan adalah salah satu tanda utama adanya gangguan tiroid. Kenaikan berat badan ini biasanya tak didasari alasan yang jelas dan sulit diturunkan kembali meski sudah berolahraga dan diet. Ini karena tiroid yang kurang aktif atau hipotiroidisme. Sementara itu, penurunan berat badan yang tiba-tiba dapat menandakan hipertiroidisme.

  • Haid Tidak Teratur

Gangguan tiroid pada wanita dapat menyebabkan haid tidak teratur. Jika siklus menstruasi seorang wanita normal mulai menjadi lebih sering dan lebih ringan, itu bisa menjadi tanda tiroid yang terlalu aktif.

  1. Kulit Kering dan Rambut Rapuh

Ketika tiroid kurang aktif, kulit diketahui menjadi lebih kering dari biasanya. Ini bisa berhubungan dengan kesehatan sel-sel kulit dan kelenjar sebaceous secara keseluruhan. Masalah rambut, yang juga bisa berarti kerontokan rambut, dapat terjadi kemudian setelah tiroid mengalami kerusakan selama beberapa waktu. Jika tiroid terlalu aktif, kulit juga mungkin terlihat lebih berminyak, dan rambut jadi lebih mudah rontok.

***

Antisipasi sedari dini membuat seseorang memiliki kemungkinan kondisi yang lebih baik. Jangan sampai penyakit tiroid hadir dan Anda sudah kehilangan kesempatan terbesar. Oleh karenanya, segera hubungi dokter jika mengalami berbagai masalah seperti gejala di atas. Kalau perlu, lakukan medical check up dengan rutin.

Penyakit

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*