Cara Obati Gangguan Menstruasi pada Wanita

Merujuk pada kelainan yang terjadi dalam siklus menstruasi seorang perempuan pada umumnya disebut dengan gangguan menstruasi. Kondisi ini sangat bervariasi, mulai dari adanya pendarahan yang berlebih dan terlalu sedikit. Kemudian rasa nyeri hebat yang muncul, kacaunya siklus hingga bahkan sama sekali tidak mengalami menstruasi.

Pada perempuan yang normal dalam artian sehat, siklus menstruasi yang berlangsung akan normal dan berhenti dalam waktu yang hampir sama setiap bulannya. Gangguan yang dirasakan terkadang masih bisa ditahan oleh yang mengalami dalam artian masih dalam batas wajar. Seperti misalnya kram perut hingga suasana hati atau mood yang mudah berubah.

Tanda dan Gejala Gangguan

Gangguan haid atau menstruasi memang sangat umum terjadi, tergantung pada apa jenis gangguannya. Kondisi tersebut terjadi pada pasien dari berbagai macam golongan usia, bisa diatasi dengan cara mengendalikan faktor-faktor risiko yang ada. Untuk mengetahui hal itu secara sepenuhnya bisa dikonsultasikan ke dokter atau juga bisa lebih dulu mengenali tanda dan gejalanya.

  • PMS

Kondisi ini terjadi selama satu hingga dua minggu sebelum menstruasi dimulai, bagi beberapa perempuan akan mengalami gejala fisik hingga emosional. Sementara itu beberapa lainnya bisa mengalami gejala yang lebih sedikit dan tidak sama sekali, selain itu kondisi ini juga bisa menyebabkan perempuan mengalami beberapa hal mulai dari perut kembung hingga kram perut.

  • Menstruasi Berat

Merupakan gangguan yang juga disebut dengan menorrhagia, kondisi ini menyebabkan perempuan mengeluarkan darah kotor berlebih dari kondisi normal. Selain itu, masa haid juga berlangsung lebih dari rata-rata lima hingga tujuh hari.

  • Absen Menstruasi

Gangguan ini disebut dengan amenorrhea, terdapat dua jenis yakni primer dan sekunder, primer terjadi pada saat perempuan tidak menstruasi pertama di usia 16 tahun. Sementara sekunder terjadi pada saat berhenti mendapat haid reguler selama enam bulan atau lebih.

Metode Mengatasi Gangguan Menstruasi

Tipe pengobatan dan penanganan biasanya ditujukan terhadap penyebab gangguan siklus menstruasi si perempuan. Sedikit penjelasan mengenai beberapa atau masing-masing jenis penanganan tergantung pada gangguan yang dialami si perempuan. Berikut ini beberapa penjelasan mengenai pengobatan gangguan haid tergantung dari yang dialami.

  • Siklus Haid Tidak Teratur

Kondisi ini bisa diatasi dengan pengobatan hormon, seperti obat-obatan estrogen atau progestin, dokter kemungkinan akan memberikan resep obat. Tujuan dilakukan pengobatan ini adalah untuk membantu mengatasi pendarahan berlebih ketika menstruasi dialami perempuan.

  • Mengurangi Rasa Sakit

Jika mengalami sakit yang berbeda dari biasanya atau luar biasa ketika haid, konsultasikan langsung ke dokter. Pada umumnya, dokter akan memberikan resep obat-obatan seperti ibuprofen atau acetaminophen. Penggunaan obat aspirin sangat tidak dianjurkan karena bisa memperparah aliran darah menstruasi.

  • Fibroid Rahim

Kondisi ini bisa diatasi dengan konsumsi obat-obatan hingga prosedur operasi, apabila gejala yang muncul tergolong ringan maka perempuan yang sedang mengalami kondisi ini dianjurkan untuk mengonsumsi obat penghilang rasa sakit, obat ini dijual bebas di apotek. Namun, jika mengalami pendarahan hebat maka memerlukan suplemen zat besi untuk mengatasi anemia.

Dokter juga akan memberikan resep pil atau suntik KB guna mengontrol pendarahan secara berlebih, obat-obatan gonadotropin juga bisa digunakan untuk mengecilkan ukuran fibroid yang terdapat di dalam rahim.

  • Endometriosis

Perlu diketahui bahwa endometriosis merupakan salah satu gangguan menstruasi yang tidak dapat disembuhkan secara tuntas. Namun demikian, terdapat beberapa obat-obatan pereda rasa sakit yang bisa dikonsumsi. Termasuk obat-obatan hormon pil KB yang bisa menghambat pertumbuhan jaringan rahim dan mengunci volume darah yang hilang.

Kesehatan Wanita

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*