Cara Hadapi Eksibisionis

Saat berhadapan dengan penderita eksibisionis, jangan memberikan reaksi seperti terkejut atau takut

Berasal dari kata eksibisionisme, merupakan sebuah kondisi yang muncul akibat dorongan, fantasi dan tindakan memperlihatkan alat kelamin kepada orang asing tanpa persetujuan orang tersebut disebut dengan eksibisionis. Banyak berita yang beredar bahkan melalui media sosial, kasus seperti ini yang meresahkan masyarakat.

Para pelaku sengaja memamerkan atau menunjukkan alat vitalnya kepada korban, mulai dari tempat yang sepi hingga tempat umum yang relatif banyak orang. Meski demikian, tidak semua orang mengetahui perilaku menyimpang ini, sehingga dibutuhkan pemahaman yang cukup terkait penyimpangan seksual ini guna mencegah potensi kasus lain bermunculan.

Tips Menghadapi Eksibisionis 

Ketika berhadapan dengan orang yang memiliki gangguan penyimpangan seksual secara mendadak, reaksi pertama yang muncul adalah rasa jijik dan terkejut. Untuk para perempuan, perlu ketenangan untuk menghadapi kondisi ini dan tidak memberikan reaksi yang diinginkan oleh si pelaku penyimpangan seksual.

Pada umumnya, pelaku menginginkan suatu reaksi yang menunjukkan seseorang memberi perhatian terhadap apa yang dilakukan. Hal inilah yang mengharuskan perempuan tak perlu memberi reaksi apa pun terhadap perilaku yang dilakukan oleh pelaku. Bisa juga dengan memperlihatkan ekspresi ketidakpedulian hingga kekesalan.

Posisikan tubuh dengan menghindari atau membelakangi pelaku, tujuannya seolah memberi kesan bahwa tidak mempedulikan apa yang dilakukan oleh penderita penyimpangan seksual ini. Atau jika perlu beritahukan kepada si pelaku bahwa sudah memanggil pihak yang berwajib seperti polisi guna menindak aksi tak senonoh si pelaku.

Jangan sampai mendekati, diam kaku hingga melakukan penyerangan terhadap si pelaku, jika pelaku berlari ke posisi yang ditempati segera berteriak atau mengambil langkah aman dengan meminta bantuan sambil berlari. Lakukan tindakan pengecohan seperti berteriak seolah terdapat bencana, seperti kebakaran atau dan lainnya.

Buat Laporan ke Polisi

Seseorang yang baru saja menghadapi penderita penyimpangan seksual ini harus segera melaporkan ke polis. Berikan informasi secara detail terkait wajah dan penampilan pelaku, hal ini dilakukan agar pihak yang berwenang segera melakukan tindakan agar kejadian serupa tidak dialami oleh orang lain dengan pelaku yang sama.

Selain itu, bisa juga dengan merekam dan memfoto aksi dari pelaku bisa mendapat kesempatan melakukan hal tersebut. Kondisi ini lebih baik dilakukan jika seseorang berada pada jarak yang cukup dari dari tempat si pelaku melakukan aksinya. Setelah itu, laporkan kejadian dengan bukti video yang sudah direkam kepada pihak yang berwenang.

Penyebab Orang Eksibisionis

Perilaku penyimpangan seksual ini juga masuk dalam kategori penyimpangan kejiwaan dalam hal seksual. Namun, pelaku juga lebih pantas jika dimasukkan ke dalam kategori narsisme atau istilah bagi seseorang yang suka memuji diri sendiri. Berikut ini beberapa penyebab yang bisa membuat orang mengalami kelainan seksual.

  • Psikologis

Perkembangan psikologis yang tidak sempurna di masa kanak-kanak, penderita bisa mengalami perasaan rendah diri. Merasa tidak nyaman memiliki ibu yang dominan dan sangat protektif, hal inilah yang menyebabkan pelaku tidak dapat berinteraksi dengan lawan jenisnya. Pengalaman masa kecil ini berkontribusi besar terhadap tingkat keterampilan sosial dan harga diri.

  • Biologis

Kebanyakan orang yang menderita penyakit ini adalah laki-laki, spekulasi pun mencuat bahwa hormon androgen menjadi penyebab utama munculnya gangguan ini. Peran faktor biologis dalam perilaku seksual menyimpang seseorang kemungkinan besar hanya merupakan salah satu faktr dari rangkaian penyebab yang kompleks.

  • Sosiokultural

Lingkungan dan budaya dari tempat orang tersebut berada juga menjadi faktor penyebab seseorang mengalami gangguan seksual. Apa yang dilihat orang di lingkungan tersebut bisa menjadi stimulus dan penambah hasrat dari seorang tersebut.

Kesehatan Mental

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*