7 Penyakit Penyebab Kaki Kebas

Anda mungkin pernah merasa mati rasa pada kaki atau yang sering juga disebut sebagai kaki kebas. Kondisi tersebut tidaklah berbahaya sebenarnya. Anda dan siapapun bisa mengalami apabila aliran darah ke dan dari kaki kurang lancar. Kaki kebas atau mati rasa biasanya  didapati apabila Anda melipat kaki terlalu lama sehingga menghambat aliran dalam peredaran darah. 

Kondisi kaki mati rasa karena aliran darah yang terhambat umumnya tidak berlangsung lama. Dalam beberapa menit, rasa kebas pada kaki dapat hilang. Namun jika Anda mengalami gejala kaki kebas yang berlangsung lama dan cukup sering meskipun sedang tidak sedang melipat, kaki, Anda patut berhati-hati. 

Pasalnya, banyak penyebab kaki kebas lainnya yang sangat berkaitan dengan kondisi kesehatan Anda. Beberapa masalah kesehatan seperti di bawah ini kerap menimbulkan gejala kaki kebas yang harus Anda waspadai lebih dalam. 

  1. Diabetes 

Seseorang yang memiliki kadar gula tinggi sangat mungkin kerap mengalami kebas di bagian tubuh, khususnya di bagian kaki. Ini merupakan komplikasi di mana kadar gula darah yang tinggi menyebabkan gangguan saraf. Ini menimbulkan gejala kesemutan sampai mati rasa di bagian saraf yang terganggu. Mengurangi gejala kebas pada penderita diabetes hanyalah dengan menurunkan kadar gula darah melalui diet makanan serta obat-obatan. 

  1. Multiple Sclerosis

Multiple sclerosis merupakan salah satu penyakit autoimun di mana sistem kekebalan tubuh menyerang bagian sistem saraf pusat. Penyerangan ini kerap menimbulkan gejala mulai dari kaki kebas sampai kejang otot. Hingga saat ini, obat untuk bisa menyembuhkan multiple sclerosis memang belum ada. Namun, obat-obatan dari dokter dapat meringankan gejala yang penderita penyakit ini rasakan. 

  1. Tarsal Tunnel Syndrome 

Kaki kebas sangat mungkin Anda rasakan apabila mengalami sindrom tarsal tunnel. Tarsal tunnel merupakan ruang sempit menyerupai terowongan yang berada di bagian dalam pergelangan kaki. Sindrom ini membuat saraf di bagian terowongan ini terjepit sehingga menimbulkan rasa nyeri. Masalah saraf ini juga kerap menimbulkan mati rasa di bagian pergelangan sampai tumit kaki. 

  1. Skiatika 

Skiatika merupakan kondisi adanya saraf terjepit di bagian punggung bagian bawah sampai pinggul atau yang dikenal sebagai saraf skiatik. Meskipun letak saraf yang bermasalah ada di bagian tulang belakang bawah, rasa nyeri hingga mati rasa tak jarang menjalar hingga bagian jari kaki. Beberapa kasus skiatika memang dapat sembuh sendiri. Namun, tidak menutup kemungkinan kondisi penderita skiatika semakin parah dan mengalami kerusakan saraf secara permanen. 

  1. Fibromyalgia 

Penderita fibromyalgia kerap mengalami gejala awal kaki gelisah hingga berujung pada mati rasa di bagian tersebut. Fibromyalgia sendiri merupakan suatu penyakit yang membuat penderitanya merasakan nyeri di sekujur bagian tubuh, khususnya di bagian tungkai. Rasa nyeri yang terjadi pun tergolong kronis karena terus berlangsung dalam jangka waktu lama. 

  1. Stroke Ringan 

Berhati-hatilah jika Anda tiba-tiba sering merasakan kaki kebas. Bisa jadi kondisi yang Anda alami merupakan gejala dari stroke. Ini karena stroke ringan kerap menimbulkan kondisi mati rasa di bagian tubuh tertentu. Mati rasa yang terjadi bisa berlangsung sebentar, namun dapat juga berlangsung dalam jangka waktu panjang. 

  1. Penyakit Arteri Perifer 

Tungkai termasuk bagian yang kerap mengalami penyakit arteri perifer, tidak terkecuali tungkai kaki. Penyakit ini terjadi ketika arteri darah tepi menyempit sehingga mengurangi jumlah darah yang dapat dipompa. 

*** 

Cobalah untuk mengambil napas panjang dan merilekskan tubuh ketika mengalami kaki kebas. Umumnya, kondisi mati rasa akan segera berangsur pulih ketika Anda mempraktikkan hal tersebut. Namun jika Anda terlalu sering mengalami kaki kebas, berkonsultasi ke dokter untuk memastikan kondisi kesehatan secara keseluruhan merupakan pilihan yang lebih bijak.

Penyakit

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*