5 Langkah Teknik Renang Gaya Bebas yang Sempurna

Berenang merupakan salah satu jenis olahraga yang banyak disukai orang, baik oleh orang dewasa maupun anak-anak. Terlebih lagi bagi anak-anak, mereka sangat menyukai apapun kegiatan yang melibatkan air dalam aktivitasnya, salah satunya berenang. 

renang gaya bebas

Sedini mungkin, umumnya orang tua akan mengajarkan Si Kecil untuk dapat berenang dan teknik renang gaya bebas merupakan salah satu gaya yang paling sering digunakan dan diajarkan. Berikut ada beberapa cara berenang dengan gaya bebas dengan teknik yang sempurna. 

Gaya bebas dengan teknik yang sempurna

Salah satu teknik renang gaya bebas menjadi yang paling disukai di hampir seluruh dunia, dan merupakan keterampilan penting yang harus diperhatikan oleh semua perenang. Umumnya, setiap perenang memiliki setidaknya satu elemen gaya bebas mereka yang dapat disempurnakan dan ditingkatkan. Nah, berikut beberapa cara gaya bebas dengan teknik yang sempurna. 

  1. Penentuan posisi tubuh

Bagian terpenting dari berenag adalah konsep perampingan. Hal ini adalah saat tubuh Anda dibuat sesempit mungkin, bergerak melalui air sehingga Anda akan mengurangi hambatan yang dimiliki. 

  • Posisi kepala. Penempatan kepala dan pandangan mata sangat penting. Saat Anda berenang gaya bebas, cobalah untuk melihat ke bawah dan fokuskan mata Anda ke dasar kolam. Leher dan kepala Anda harus dalam posisi netral, tepat di atas bahu Anda. anda tidak boleh mengangkat kepala atau mata ke depan. Menjaga mata Anda tetap fokus pada dasar kolam akan membuat kaki Anda lebih tinggi di dalam air, sehingga lebih mudah untuk bergerak di dalam air. 
  • Posisi pinggul. Jika Anda memiliki posisi kepala netral dengan mata berfokus ke bawah, pinggul Anda akan secara alami terangkat, sehingga lebih mudah untuk menendang. Cobalah untuk memfokuskan tubuh bagian atas Anda lebih rendah di dalam air, yang akan membuat pinggul Anda lebih tinggi di dalam air. Tambahkan tendangan mengepak yang pendek dan kuat, dan kaki Anda akan berada tepat di atas permukaan air. 
  1. Tangkapan

Tangkapan atau catch mengacu pada lengan Anda yang menarik saat tubuh sedang bergerak maju. 

  • Ujung jari. Tangan harus dalam posisi menangkup yang rapat, dengan jari-jari saling menempel agar air tidak mengalir. Tangkupkan (agak menutup ke dalam) tangan Anda dalam posisi yang bisa menahan sedikit air di telapak tangan Anda. mereka seharusnya tidak rata sempurna, tetapi juga tidak terlalu melengkung, atau tangan Anda tidak akan meluncur dengan mudah dalam air. 

Ujung jari harus memasuki air sekitar 12-18 inci di depan bahu Anda pada sudur 45 derajat ke air. Sednagkan jari tengah Anda harus masuk ke dalam air terlebih dahulu, diikuti dengan perpanjangan jangkauan melalui bahu dan lengan Anda. setelah bahu Anda terulur sepenuhnya, dada Anda akan terbuka ke samping, dan kepala Anda tetap dalam posisi menunduk. Ini adalah awal tangkapan Anda, di mana Anda akan mulai menarik air dengan tangan yang penuh. 

  • Early Vertical Forearm atau EVF. Setelah lengan Anda sepenuhnya terentang, Anda akan menjangkau ujung jari Anda ke arah dasar kolam, mencoba untuk menjaga lengan Anda tetap vertical mungkin, sehingga berfungsi sebagai pemukul, menarik banyak air ke belakang saat Anda bergerak maju. 

Setelah lengan membungkuk ke suku, Anda aka mulai menarik. Anda akan menarik lurus ke bawah di sepanjang sisi tubuh dengan tetap menangkup tangan Anda, saat siku Anda menjulur ke pinggul. Usahakan untuk tidak menyilangkan lengan di sepanjang bagian tengan tubuh Anda, karena ini akan menyebabkan Anda tidak bergerak dalam garis lurus. 

  1. Rotasi
  • Pinggul dan bahu. Setiap kali Anda melakuka pukulan, Anda harus menjaga kepala tetap di tempatnya, dan menggunakan pinggul untuk memutar ke kanan dan kiri. Pinggul akan memulai pergerakan, dan bahu pun akan mengikuti. Cobalah untuk fokus untuk memutar tubuh Anda daripada melakukan putaran bahu. 
  1. Bernapas

Posisi dan rotasi kepala. Bagian terpenting dari pernapasan dalam gaya bebas adalah menjaga posisi kepala tetap netral. Saat bernapas, Anda harus melakukan pukulan dengan satu tangan dan saat Anda mengulurkan tangan akan melihat seluruh tubuh bagian atas berputar ke samping. 

Kepala dan leher Anda harus mengikuti momentum yang sama, dan bergerak pada saat yang sama saat dada Anda terbuka. Kepala dan leher akan tetap bergerak bersama ke samping, dan menjaga satu mata tetap di bawah air serta membuka mulut untuk bernapas. Garis air pun harus berada di tengah wajah Anda saat Anda berputar. 

  1. Menendang
  • Tetap sederhana. Masalah yang sering kali dialami pemula, adalah menendang terlalu banyak dan terlalu besar. Hal tersebut merupakan cara paling mudah untuk merusak posisi tubuh Anda dan benar-benar membuat Anda lambat. Untuk pemula, posisi tubuh, pernapasan, dan lengan Anda akan jauh lebih penting serta tendangan harus difokuskan hanya dengan memutar tubuh Anda. 
  • Tenangan pendek dan cepat dari pinggul. Dalam teknik renang gaya bebas, Anda akan menggunakan tendangan flutter. Usahakan agar kaki nyaris lurus, dengan tendangan ringan yang benar-benar hanya bergerak dari lutut ke jari kaki. Kekuatan berasal dari pinggul Anda. Saat Anda bergerak di dalam air, kaki harus menendang dengan gerakan pendek dan cepat. Cobalah untuk tidak terlalu banyak menekuk lutut. Tendangan yang lebih besar dengan tinggi lebih dari 12 inci akan memakan lebih banyak energi dan akan merusak posisi perampingan Anda saat melakukan teknik renang gaya bebas ini. 
Hidup Sehat

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*