5 Cara Menghemat Air yang Mudah Sekali Diterapkan

Selama manusia hidup, akan selalu membutuhkan air. Ragam aktivitas esensial, seperti minum, mandi, mencuci, hingga memasak, membutuhkan air. Sayangnya, stok persediaan air kian hari kian menipis. Ditambah lagi dengan adanya pemanasan global. Maka, kita semua perlu memahami cara menghemat air untuk menjaga persediaan air bersih.

Cara mudah menghemat air

Selama ini kita mungkin cukup beruntung karena dapat memperoleh air dengan mudah.

Akibatnya, tanpa disadari kita jadi menyepelekan. Perspektif kita terhadap air tentu akan berbeda, bila kita termasuk masyarakat yang sering mengalami kekeringan. Kita tentu akan memandang air sebagai komoditas yang amat berharga.

Ketiadaan air bukan hanya akan melumpuhkan aktivitas harian, kesehatan juga akan terganggu. Kekurangan air akan menimbulkan berbagai masalah kesehatan yang serius.

Jadi, menjaga persediaan air merupakan tanggung jawab bersama. Untuk itu, kita perlu memahami cara menghemat air, diantaranya:

1. Matikan keran bila tidak digunakan

Banyak orang yang  lupa mematikan keran air setelah mencuci wajah, menggosok gigi, atau mencuci tangan. Contoh lain, ada juga yang terbiasa membiarkan air keran menyala saat sedang mencuci tangan, padahal Anda masih menggosok tangan dengan sabun dan  belum mulai membilas tangan. Kebiasaan-kebiasaan ini perlu diubah sebab air jadi terbuang tanpa Anda sadari.

Perlu dibiasakan untuk menyalakan keran air hanya saat dibutuhkan dan segera mematikannya ketika tidak dipakai. Ini merupakan salah satu cara menghemat air yang sangat sederhana dan dapat dilakukan oleh semua orang, namun cukup banyak yang mengabaikan.

2. Memasak air secukupnya saja

Ada banyak hal-hal kecil yang kadang luput kita perhatikan, jumlah air yang dimasak salah satunya. Pernahkah Anda memasak terlalu banyak air panas untuk teh, kopi, atau mie instan, lalu sisa air tersebut Anda buang? Hal ini ternyata menjadi kebiasaan cukup banyak orang.

Jadi, sebaiknya masak air sesuai kebutuhan saja agar tidak ada yang terbuang. Selain menghemat air, cara ini juga akan membantu menghemat gas atau listrik.

3. Menggunakan cairan pencuci piring secukupnya

Menggunakan cairan pencuci piring terlalu banyak menyebabkan banyak busa sabun yang dihasilkan. Sehingga butuh air lebih banyak pula untuk membilasnya. Maka dari itu, salah satu cara menghemat air yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan cairan pencuci piring secukupnya saja, agar air yang dibutuhkan untuk membilas pun hanya sedikit.

4. Perbaiki saluran air yang bocor

Pipa atau keran bocor itu hal yang kadang terjadi. Ketika mendapati hal tersebut, beberapa orang kadang tidak segera memperbaikinya. Kemungkinan karena bocornya hanya berupa tetesan kecil, sehingga tidak dianggap signifikan. Padahal bila tetesan-tetesan tersebut dikumpulkan, jumlahnya menjadi banyak juga.

Oleh sebab itu, bila di rumah Anda terdapat pipa atau keran bocor, sebaiknya segera diperbaiki. Jika belum bisa diperbaiki, tampunglah air yang bocor tersebut agar dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan lain.

5. Menghindari mandi berlama-lama

Disadari atau tidak, mandi berlama-lama memiliki potensi untuk menggunakan air lebih banyak dari yang dibutuhkan. Artinya, ada sejumlah air yang terbuang. Upaya sederhana sebagai cara menghemat air adalah menghentikan kebiasan mandi berlama-lama.

Cara lain yang dapat dilakukan, mengganti bak mandi dengan shower yang beraliran rendah. Hal ini akan menurunkan penggunaan air saat mandi.

Cara menghemat air yang disebutkan sebelumnya, tidak sulit untuk diterapkan. Hanya perlu kesadaran dan komitmen untuk menerapkannya. Ingat, kita semua bertanggung jawab untuk menjaga persediaan air bersih.

Hidup Sehat

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*