Antibody Serology Test, Pendeteksi Terbaru Virus Corona

Sejak kasus virus corona mulai tersebar ke seluruh dunia, penyedia layanan kesehatan menyediakan layanan pemeriksaan virus dengan rapid test dan swab test. Belum lama ini, telah beredar metode pemeriksaan terbaru yang dinamakan tes serologi antibodi atau antibody serology test.

Sama seperti rapid test dan swab test, tes ini juga bekerja untuk mendeteksi imunoglobulin, yaitu antibodi yang terbentuk sebagai reaksi sistem kekebalan tubuh terhadap virus corona.

Pelaksanaan antibody serology test

Dalam pelaksanaannya, antibody serology test dilakukan dengan melakukan pemeriksaan darah dengan menguji protein spesifik di dalam darah. Saat tubuh sedang mencoba untuk melawan infeksi virus, tubuh akan memproduksi protein tertentu yang bisa terdeteksi dalam darah.

Dibandingkan dengan metode pemeriksaan sebelumnya, tes ini memiliki tingkat keunikan yang lebih tinggi. Biasanya, tes diagnostik hanya akan mendeteksi tanda virus yang sedang aktif saat ini. Sementara, tes antibodi misa mendeteksi keberadaan infeksi virus yang telah ada sejak sebelumnya.

Hasil dari tes mampu mendeteksi infeksi virus yang sudah terjadi pada beberapa waktu sebelumnya, seperti sekitar satu sampai tiga minggu sebelum waktu pemeriksaan berlangsung.

Meski antibody serology test mampu mendeteksi keberadaan virus corona dalam tubuh, tes ini tidak bisa membuktikan kekebalan imunitas seseorang sepenuhnya secara akurat. Perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan apakah sistem kekebalan tubuh akan semakin menguat setelah sembuh dari paparan virus corona, atau masih memiliki kemungkinan untuk terkena infeksi serupa.

Pelaksanaan antibody serology test dilakukan dengan pengambilan sampel darah yang dikumpulkan ke dalam botol untuk diuji di laboratorium. Hasil tes mendalam umumnya sudah bisa diambil dalam waktu maksimal 24 jam.

Mengapa perlu menjalani antibody serology test?

Secara garis besar, antibody serology test akan membantu Anda untuk mengetahui kondisi antibodi di dalam tubuh. Dengan mengetahui keadaan antibodi tubuh, Anda bisa lebih mudah memahami kondisi tubuh ketika mengalami penyakit dan mengonsumsi obat-obatan.

Sistem kekebalan tubuh akan memproduksi antibodi ketika terjadi paparan terhadap antigen berupa virus, bakteri, dan parasit. Antibodi ini akan menyerang antigen dan mematikan antigen tersebut. Dalam hal ini, antigen yang mungkin terdeteksi adalah virus corona.

Terkadang, antibodi bisa melakukan kekeliruan dengan menyerang sel-sel yang sehat. Melalui tes ini, kondisi tersebut juga bisa dideteksi dan diatasi melalui pengobatan dengan dokter.

Secara umum, antibody serology test dianjurkan untuk dilakukan dengan:

  • Kombinasi dengan tes diagnostik untuk pasien yang akan melakukan pengobatan virus corona
  • Dilakukan pada pasien yang diduga memiliki gejala virus corona serta pernah berinterkasi dengan orang yang terinfeksi
  • Dilakukan dengan konsultasi dan persetujuan dari dokter terlebih dahulu
  • Sebelum melakukan transfusi darah untuk mendeteksi apabila darah telah terinfeksi oleh virus

Hasil pemeriksaan antibody serology test

Hasil dari antibody serology test memiliki dua kemungkinan, antara positif ataupun negatif.

Hasil tes positif menandakan bahwa telah ditemukan adanya antibodi khusus di dalam darah Anda. Hal itu menandakan bahwa tubuh Anda telah terinfeksi dan antibodi sedang menyerang virus yang ada.

Akan tetapi, hasil positif dari tes initidak bisa dijadikan sebagai satu-satunya acuan diagnosa. Terkadang, tes ini juga bisa memunculkan hasil positif yang salah apabila antibodi ternyatat terbentuk bukan karena virus corona, melainkan virus jenis lain.

Sementara, hasil antibody serology test negatif menandakan bahwa Anda tidak terinfeksi oleh virus. Namun, hasil ini juga bisa saja mengalami kekeliruan apabila antibodi belum berkembang untuk menanggapi virus yang sebenarnya ada dalam tubuh. Oleh sebab itu, hasil tes yang positif ataupun negatif perlu dibarengi dengan tes lainnya berupa tes diagnostik untuk memperkuat hasil diagnosa.

Penyakit Read More

Pulpitis

Pulpitis adalah peradangan yang terjadi pada saraf gigi (pulpa) akibat infeksi bakteri.

Pulpitis merupakan gangguan berupa peradangan pada saraf gigi (pulpa) akibat infeksi bakteri. Saraf gigi terdapat di dalam setiap gigi manusia yang terdiri dari saraf-saraf dan pembuluh darah.

Pulpitis berawal dari lubang pada gigi yang tidak ditangani dengan tepat sehingga dapat memperburuk kondisi gigi tersebut. Pulpitis bisa terjadi pada anak-anak dan orang dewasa.

Jenis Pulpitis

Pulpitis tidak hanya terjadi pada satu gigi, namun juga bisa terjadi pada lebih dari satu gigi. Hal tersebut bisa menimbulkan kondisi yang semakin parah di dalam mulut. Berdasarkan intensitas sakit yang diderita manusia, pulpitis terdiri dari dua jenis, antara lain:

  1. Reversible pulpitis

Reversible pulpitis merupakan jenis pulpitis yang memicu peradangan ringan pada saraf gigi yang menyebabkan rasa sakit atau tidak nyaman ketika manusia mengkonsumsi makanan manis atau dingin. Meskipun demikian, rasa sakitnya menghilang jika tidak mengkonsumsi makanan seperti ini lagi.

Pada pulpitis jenis ini, keadaan saraf gigi bisa kembali normal jika ditangani dengan tepat. Jika tidak ditangani dengan tepat, maka rasa sakit akan berlanjut menjadi irreversible pulpitis.

  1. Irreversible pulpitis

Irreversible pulpitis merupakan jenis pulpitis yang terjadi karena seseorang mengalami reversible pulpitis dan tidak ditangani dengan cara yang tepat. Irreversible pulpitis juga memicu rasa nyeri secara spontan, rasa nyeri berdenyut, dan rasa nyeri yang bertahan lama (lebih dari 30 detik) setelah manusia mengkonsumsi makanan yang manis, panas, atau dingin.

Rasa nyeri di bagian gigi juga bisa terjadi ketika manusia berbaring, dan pada tahap ini, biasanya, tidak dapat diobati dengan obat antinyeri biasa.

Pada irreversible pulpitis, saraf gigi sudah tidak bisa kembali normal dan perlu perawatan yang lebih kompleks untuk mempertahankan gigi tersebut. Jika irreversible pulpitis tidak ditangani dengan tepat, maka irreversible pulpitis bisa memicu pembengkakan berupa nanah di bagian akar gigi, dan dapat menyebar ke bagian lain seperti rahang, sinus, bahkan otak.

Gejala

Orang-orang yang terkena pulpitis dapat menunjukkan gejala sebagai berikut:

  • Rasa nyeri, baik ringan maupun berat.
  • Gigi sensitif terhadap makanan manis, panas, dan dingin.
  • Bau mulut.
  • Rasa tidak nyaman di bagian mulut.
  • Demam (jika kondisinya semakin parah).

Penyebab

Pada dasarnya, saraf gigi yang terbuka adalah penyebab seseorang mengalami pulpitis, sehingga bisa terpapar oleh bakteri dan memicu terjadinya peradangan. Selain itu, berikut adalah beberapa faktor yang dapat memicu peradangan pada saraf gigi:

  • Lubang pada gigi yang tidak ditangani dengan baik.
  • Gigi yang patah.
  • Kebiasaan buruk dengan menggesek-gesekkan gigi.
  • Kondisi rongga mulut yang buruk.
  • Sering mengkonsumsi makanan yang mudah memicu lubang pada gigi.

Diagnosis

Jika Anda mengalami pulpitis, Anda dapat menanyakan kondisi ini dengan dokter gigi. Dokter gigi akan memeriksa seluruh gigi, termasuk yang berlubang. Dokter gigi akan menguji sensitivitas gigi terhadap rangsangan panas atau dingin untuk mengetahui kondisi saraf dalam gigi. Intensitas rasa nyeri dapat menentukan tingkat pulpitis.

Dokter juga perlu mengetuk secara ringan pada gigi yang terindikasi mengalami pulpitis untuk mendeteksi penjalaran peradangan yang terjadi. Dokter juga akan menggunakan rontgen (X-ray) untuk membantu melihat apakah saraf gigi sudah terbuka akibat gigi berlubang maupun gigi yang patah.

Electric pulp test juga dapat dilakukan oleh dokter untuk mengetahui seberapa parah kerusakan yang terjadi pada saraf gigi.

Pengobatan

Untuk mengobati pulpitis, dokter akan meresepkan obat antiradang dan antinyeri. Selain itu, pengobatan lain dapat dilakukan berdasarkan jenis pulpitis:

  1. Reversible pulpitis

Pengobatan yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan penambalan pada gigi yang berlubang.

  1. Irreversible pulpitis

Pengobatan yang dapat dilakukan adalah pulpektomi atau perawatan saluran akar.

Gigi dan Mulut Read More

Efek Samping Gurah Mata yang Perlu Diketahui

Merupakan salah satu jenis pengobatan tradisional Indonesia yang mungkin sudah dicoba oleh kebanyakan orang adalah gurah, pengobatan ini terdapat beberapa macam salah satunya adalah gurah mata. Merupakan metode pengobatan mata dengan menggunakan air rebusan yang dikemas dalam botol.

Cairan yang diteteskan melalui botol tersebut langsung diarahkan pada mata, sama seperti halnya menggunakan obat tetes mata pada umumnya. Meski terbilang mudah dalam prosesnya, banyak orang bertanya-tanya apakah metode ini memang efektif untuk mengobati sakit mata. Atau justru, metode ini malah membuat seseorang mendapat dampak negatif.

Pengobatan Tradisional Gurah Mata

Tidak sedikit orang yang mengaku bahwa pengobatan tradisional ini ampuh digunakan untuk menyembuhkan masalah mata. Termasuk Indonesia, beberapa negara yang menggunakan obat tetes mata yang mirip dengan pengobatan tradisional ini dapat menyembuhkan berbagai masalah pada mata, seperti kerativis, konjungtiis, mata bengkak hingga infeksi bakteri dan virus.

Namun demikian, klaim ini baru didasarkan pada testimoni para pengguna dan bukan dari hasil penelitian ilmiah yang bisa dipertanggungjawabkan. Sementara itu berdasarkan fakta di lapangan membuktikan keberhasilan penggunaan bahan herbal sebagai obat tetes mata, tak hanya tergantung pada jenis bahan yang digunakan, tetapi juga kualitas bahan, takaran hingga metode membuat.

Masyarakat pada umumnya menganggap bahwa obat-obatan herbal untuk mata seperti gurah ini lebih aman ketimbang penggunaan obat tetes mata sesuai resep dokter yang jelas mengandung bahan kimia. Padahal, bahan-bahan dalam obat kimia untuk mata relatif aman karena sudah melewati berbagai jenis uji medis dengan berbagai tahapan.

Efek Samping Gurah Mata

Sementara itu, komponen obat tetes gurah relatif tidak diketahui banyak orang pada umumnya, sebagian besar bahan yang digunakan untuk membuat carian gurah ini biasanya didapat dari tumbuh-tumbuhan. Bahkan, tidak sedikit yang mencampurnya dengan hasil pembuangan dari binatang, seperti urine, kotoran sapi, kotoran kadal hingga bahkan lendir manusia.

Bahan-bahan ini tentu dikhawatirkan mengandung patogen berbahaya yang bisa saja membuat masalah bagi penglihatan jika diteteskan secara langsung ke bola mata manusia, kondisi berbahaya bisa saja dialami pengguna yang menggunakan bahan campuran ini. Berikut ini beberapa risiko yang diakibatkan dari penggunaan pengobatan tradisional ini.

  • Muncul rasa nyeri setelah bola mata ditetesi carian herbal.
  • Merasakan kekurangan kualitas penglihatan mata.
  • Risiko terburuk dari penggunaan pengobatan tradisional ini adalah kebutaan.

Kebutaan menjadi efek atau dampak buruk yang sering dialami atau banyak terjadi bagi para pengguna, tercatat sebanyak 20 persen kasus. Hal ini berdasarkan pada sebuah studi di Afrika yang menyebut bahwa delapan sampai 10 persen kebutaan terjadi karena penggunaan obat tetes tradisional untuk mengobati masalah mata.

Meski demikian, hingga saat ini masih banyak masyarakat yang tidak menyadari akan adanya efek buruk yang diakibatkan gurah mata. Hal ini dibuktikan dengan masih maraknya praktik pengobatan mata tradisional ini di Indonesia, bahkan obat tetes gurah dijual bebas di banyak toko online yang tersedia.

Kebanyakan kasus di Indonesia, terapi gurah menggunakan tanaman sirgunggu yang merupakan tanaman herbal. Hal ini diketahui sudah dilakukan sejak jaman Kerajaan Mataram, bagian tanaman sirgunggu yang dimanfaatkan dalam pengobatan ini adalah daun dan akarnya. Kedua bagian ini diramu sedemikian rupa hingga menjadi cairan atau juga dibuat menyerupai kapsul.

Tak hanya untuk mata, terapi gurah ternyata juga dilakukan untuk beberapa organ tubuh, seperti gurah hidung dan gurah vagina. Dan praktik gurah yang paling terkenal dan banyak dilakukan adalah jenis gurah hidung, disebut juga dengan gurah suara.

Penyakit Read More

Jenis Pertolongan Pertama yang Wajib Dikuasai

Kemampuan dan pengetahuan mengenai pertolongan pertama pada dasarnya harus dimiliki oleh setiap orang. Hal ini dikarenakan seseorang tidak akan tahu peristiwa apa yang akan terjadi di kemudian hari. Dengan memiliki wawasan mengenai pertolongan yang harus diberikan pertama kali, kondisi buruk bisa ditangani dengan cepat.

Pengetahuan akan hal ini nyatakan hanya dianggap sebagai bagian dari wilayah petugas medis, atau palang merah dan juga para dokter, bahkan hingga saat ini. Padahal, bagi setiap orang pengetahuan ini diperlukan yang bertujuan untuk menghadapi situasi darurat bagi siapa saja yang membutuhkan tindakan ini.

Jenis-jenis Pertolongan Pertama

  • Pertolongan Mengatasi Memar

Dalam kondisi langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengompres bagian tubuh yang memar, bisa menggunakan es batu. Usahakan untuk menghindari penggunaan air hangat, memar bisa diakibatkan oleh apa saja, bisa itu benturan, pukulan dan hal lainnya. Munculnya warna biru keunguan di permukaan kulit merupakan akibat dari pembuluh darah yang pecah.

Pembuluh darah yang pecah tersebut akhirnya menggumpal, dengan mengompres menggunakan air es merupakan bentuk pertolongan yang harus dilakukan pertama kali karena bisa mempersempit pembuluh darah yang bocor dan memulihkannya secara perlahan. Selama 48 jam, seseorang harus mengompres bagian tubuh yang memar dalam hitungan waktu 20 menit sekali.

  • Mengatasi Kulit Terbakar

Hal pertama yang harus dilakukan ketika berada dalam kondisi ini adalah mengompres area tubuh yang terbakar, menggunakan kain yang telah dibasahi dengan air dingin. Usahakan untuk tidak mengoleskan salep dengan kandungan aloe vera dan juga vitamin E. Kondisi kulit terbakar pada umumnya diakibatkan karena tidak sengaja terkena benda atau minyak panas.

Pertolongan ini dilakukan jika seseorang juga mengalami luka bakar yang parah dan mengharuskan untuk menunggu perawat atau ambulans tiba di rumah. Letakkan kain yang sudah dibasahi air dingin sebelumnya dan jangan mengoleskan salep pada luka bakar tersebut untuk menghindari munculnya iritasi pada kulit.

  • Tertusuk Serpihan Benda Asing

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengambil serpihan yang tertancap di kulit, gunakan jarum kecil atau pinset. Usahakan untuk tidak mengabaikan serpihan dan merendam bagian tubuh yang tertancap serpihan ke dalam air. Tindakan pertama sebagai pertolongan harus cepat dilakukan, jika tidak maka akan menyebabkan infeksi.

Semakin lama serpihan benda asing tinggal di dalam kulit, maka semakin besar pula risiko infeksi yang akan muncul. Bisa menggunakan pinset untuk menarik serpihan benda yang tertancap, biasanya berbentuk sangat kecil. Jika tertancap serpihan kayu dan kemudian terkena air, maka bisa membuat kayu menjadi lebih lembut dan susah untuk diambil.

  • Mengatasi Luka Akibat Sayatan

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mencuci bagian tubuh yang terluka, bisa dengan menggunakan sabun serta air mengalir, tetapi jangan sekali-kali menggunakan alkohol. Hal yang perlu diperhatikan ketika mengatasi luka ini adalah membuat area luka bersih, itulah mengapa harus menggunakan sabun dan air yang mengalir.

Apabila menggunakan alkohol justru malah membuat seseorang merasakan sensasi yang panas dan muncul rasa terbakar pada luka tersebut. Jika area luka sudah dibersihkan, untuk langkah lanjutan bisa menggunakan salep antiseptik untuk dioleskan pada luka, setelah itu bagian tersebut ditutup menggunakan perban.

Untuk memastikan pengobatan lanjutan menimbulkan efek maksimal dan mampu segera memulihkan luka, pertolongan pertama harus dilakukan dengan benar dan sesuai dengan anjuran yang berlaku, jika tidak maka pemulihan luka membutuhkan waktu yang lebih lama dan bahkan bisa menimbulkan kondisi parah yang sulit disembuhkan.

Hidup Sehat Read More

Menurunkan Berat Badan dengan Cara Diet Alami, Caranya?

Banyak orang yang sepakat bahwa cara-cara yang alami, termasuk untuk diet, dianggap lebih aman bagi tubuh. Hasil dari cara diet alami memang tidak akan dirasakan secara instan. Namun, dari sisi keamanan lebih baik serta berat badan dapat menjadi ideal untuk jangka waktu yang panjang.

Menerapkan cara diet alami, pada dasarnya mengubah pola makan menjadi lebih sehat. Sehingga, efeknya bukan hanya berat badan menurun, melainkan tubuh juga menjadi lebih sehat.

Cara diet alami untuk menurunkan berat badan

Dalam menerapkan cara diet alami ini, Anda tidak harus melakukan perubahan yang drastis. Anda dapat mengubah pola makan secara perlahan, sehingga upaya diet ini pun dapat terasa lebih ringan.

1. Menambah asupan protein

Dalam persoalan menurunkan berat badan, protein menjadi salah satu kunci utama. Tubuh akan membakar kalori cukup signifikan saat mengolah protein yang Anda konsumsi. Artinya, semakin banyak protein yang dikonsumsi, pembakaran kalori pun akan semakin tinggi.

Protein juga dapat membuat Anda kenyang lebih lama, sehingga nafsu makan pun menurun. Maka, tidak perlu ragu untuk menambahkan sumber protein ke dalam komponen diet harian Anda, seperti daging ayam tanpa lemak.

2. Mengurangi asupan gula

Perlu diketahui, asupan gula berlebih akan disimpan oleh tubuh dalam bentuk lemak. Inilah yang menyebabkan berat badan Anda terus naik.

Maka, penting sekali bagi Anda yang ingin menjalani cara diet alami untuk mengurangi asupan gula. Caranya, dapat dimulai dengan mengurangi asupan minuman dalam kemasan atau mencari alternatif pemanis alami selain gula.

3. Memperbanyak konsumsi sayur dan buah

Semua orang tentu sudah mengerti bahwa memperbanyak konsumsi sayur dan buah, baik sekali untuk mengontrol berat badan dan menjaga kesehatan. Pertanyaannya, berapa banyak yang menerapkan hal tersebut dalam keseharian?

Nah, bagi Anda yang ingin menerapkan cara diet alami, hal ini wajib dilakukan. Sayuran dan buah-buahan memiliki vitamin, mineral, dan kandungan serat yang tinggi, namun rendah kalori. Cocok sekali bagi mereka yang sedang menjalani diet, bukan?

4. Memperbanyak asupan air putih

Manfaat air putih bagi tubuh sudah tidak diragukan lagi. Bila konsumsi air putih dilakukan sebelum makan, maka air putih juga memberikan efek kenyang dengan nilai kalori nol. Dengan demikian, Anda akan makan lebih sedikit.

Usahakan juga untuk meninggalkan berbagai jenis minuman kemasan, dan hanya memenuhi kebutuhan cairan melalui konsumsi air putih.

5. Membatasi asupan karbohidrat

Bagian dari cara diet alami berikutnya adalah mengurangi asupan karbohidrat. Seperti telah disebutkan sebelumnya, gula berlebihan akan disimpan oleh tubuh dalam bentuk lemak. Sementara karbohidrat akan diubah menjadi gula dan menambah asupan kadar gula di dalam tubuh.

Hal ini bukan berarti Anda tidak bisa mengonsumsi karbohidrat sama sekali. Anda dapat mengganti karbohidrat dengan jenis yang lebih sehat, seperti gandum dan nasi merah.

6. Membiasakan sarapan

Tahukah Anda, sarapan merupakan kebiasaan sehat yang dijalani oleh mereka yang berhasil menurunkan berat badan?

Dengan sarapan, Anda akan makan lebih sedikit di siang hari, juga pada jam-jam makan selanjutnya. Namun ingat, pastikan Anda sarapan dengan menu yang sehat.

7. Rutin berolahraga

Cara diet alami tentu tidak akan lepas dari berolahraga secara teratur. Seperti telah diketahui, pola makan yang sehat saja tidak cukup untuk menurunkan dan menjaga berat badan. Hal tersebut perlu dibarengi dengan olahraga. Dalam hal ini, Anda sebaiknya melakukan olahraga kardio, antara lain jogging, berenang, atau senam aerobik.

Hidup Sehat Read More