Minyak Kelapa Sebagai Pelumas Bercinta, Amankah?

Studi menunjukkan bahwa sekitar 30% wanita mengeluhkan rasa sakit semasa bersetubuh dengan pasangan. Untuk mengatasi rasa sakit tersebut, salah satu caranya adalah menggunakan pelumas saat berhubungan seks.Pelumas seks bukan saja bisa mengatasi masalah seperti kekeringan vagina, tetapi juga bisa meningkatkan sensitivitas dan rangsangan selama sesi bercinta.

Pelumas berfungsi untuk meminimalisir gesekan pada genital, sehingga menjadi solusi yang tepat untuk masalah kekurangan lubrikasi karena penuaan, pengaruh obat-obatan, atau hormon.

Banyak variasi produk pelumas yang bisa digunakan untuk kebutuhan bercinta, salah satunya adalah minyak kelapa. Minyak ini memiliki kelebihan karena merupakan bahan alami yang bebas zat kimia, serta punya manfaat melembapkan yang baik.

Keunggulan Minyak Kelapa untuk Pelumas Seksual

Pada sebuah studi tahun 2014, minyak kelapa terbukti aman dan efektif digunakan sebagai pelembap. Manfaat melembapkan ini menjadikan minyak kelapa sebagai pelumas yang aman dan bisa menjamin hubungan seksual yang lebih nyaman.

Untuk wanita yang sedang mengalami menopause, minyak kelapa untuk pelumas bisa sangat berguna. Gejala umum menopause yang sering muncul, antara lain

  • Vagina kering
  • Sakit saat seks
  • Berkurangnya jaringan lemak, sehingga kulit bagian vagina semakin tips

Bagi mereka yang mengalami masalah alergi atau kulit sensitif, memilih produk pelumas alami dengan bahan yang bebas zat kimia bisa dijadikan solusi tepatnya. Pilih minyak kelapa yang belum diproses karena lebih alami.

Walaupun memiliki keunggulan, lebih banyak riset dibutuhkan untuk mengetahui tepatnya jumlah minyak kelapa untuk pelumas yang aman bagi Anda dan pasangan.

Risiko Minyak Kelapa untuk Pelumas Seksual

Beberapa risiko yang menjadi pertimbangan saat menggunakan minyak kelapa untuk pelumas seksual, antara lain

  • Belum Ada Studi Ilmiah yang Mendukung

Karena masih belum adanya penelitian dan riset mendalam tentang minyak kelapa untuk pelumas seksual, maka penggunaannya harus dilakukan dengan hati-hati.

  • Bisa Melemahkan Kondom Jenis Lateks

Sebuah studi menunjukkan bahwa kondom jenis lateks yang terkena minyak mineral selama 60 detik saja bisa menurunkan efektivitas kondom hingga 90%. Jika Anda menggunakan kondom lateks, maka lebih baik untuk menggunakan pelumas seksual yang berbahan dasar air atau silikon.

  • Bisa Mengakibatkan Infeksi Vagina

Minyak kelapa telah terbukti mengandung komponen antivirus dan antibakteri. Dikhawatirkan, kandungan ini bisa mengganggu keseimbangan pH vagina sehingga menyebabkan infeksi jamur atau vagina. Jika Anda rentan terhadap infeksi jamur, maka sebaiknya menjauhi minyak kelapa untuk pelumas seksual sampai ada penelitian lebih lanjut.

  • Bisa Menyebabkan Reaksi Alergi

Walaupun jarang, minyak kelapa bisa saja menyebabkan reaksi alergi. Terutama jika Anda alergi terhadap kelapa, maka berpotensi menimbulkan gejala seperti mual, muntah, gatal-gatal, eczema, diare, anaphylaxis atau kondisi darurat pada alergi yang mengancam keselamatan jiwa.

Anda juga mungkin bisa mengalami reaksi alergi topikal yang gejalanya lebih ringan seperti gatal-gatal atau bengkak pada kulit.

  • Bisa Menodai Sprei Tidur

Sama seperti pelumas berbahan dasar minyak, minyak kelapa untuk pelumas seksual bisa mengotori sprei tidur. Gunakan baking soda pada bagian yang memiliki noda minyak selama 1 jam dan cuci sprei hingga bersih seperti sedia kala.

Minyak kelapa untuk pelumas memang menarik untuk digunakan sebagai alternatif pelumas seksual. Namun masih lebih banyak studi dan riset yang dibutuhkan untuk benar-benar memahami minyak kelapa untuk pelumas seksual. Alternatifnya, gunakan produk pelumas lain yang tersedia di pasaran dalam berbagai variasi yang cocok dengan Anda.

Kesehatan Pria Read More